Hindari Diskriminasi dan Bullying, Sekolah di Palopo Wajib Jamin Hak Anak

29
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ilham Hamid mewakili Walikota Palopo, menghadiri Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) bagi Tenaga Pendidik se-Kota Palopo Tahun 2022. Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Saokotae, Selasa (13/12/2022). (Dok. Pemkot Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ilham Hamid mewakili Walikota Palopo, menghadiri Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) bagi Tenaga Pendidik se-Kota Palopo Tahun 2022. Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Saokotae, Selasa (13/12/2022).

Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak, dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak dengan tujuan adalah untuk dapat memenuhi, menjamin, dan melindungi hak anak.

ADVERTISEMENT

Laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Palopo, Suriani Suli mengatakan dasar pelaksanan kegiatan mengacu pada UUD No.39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia, UUD No.23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dan UUD No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Kemudian peraturan daerah Kota Palopo No.5 Tahun 2019 tentang Kota layak anak. Maksud dan tujuan ialah mewujudkan kondisi keamanan, bersih, sehat peduli dan berbudaya di lingkungan sekolah serta mampu menjamin pemenuhan hak anak perlindungan anak dan kekerasan diskriminasi dan perlakuan salah lainnya selama anak berada di sekolah serta mendukung partisipasi anak dalam pembangunan.

ADVERTISEMENT

“Kepada bapak dan ibu yang hadir khususnya kepala sekolah dan guru agar mempunyai persamaan persepsi tentang pelaksanaan pengembangan sekolah anak dan mementingkan pemahaman kepada para siswa dan memberikan pelayanan pendidikan yang ramah kepada anak,” kata Suriani Suli

Adapun peserta 190 orang terdiri dari kepala sekolah dasar SD, SMP dan SMA. Kegiatan ini bersumber dana dari APBD Kota Palopo T.A 2022 pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ilham Hamid mengingatkan dan mengajak kepada segenap elemen Pemerintahan dan masyarakat Palopo khususnya yang hadir pada forum ini, untuk menjaga kebersamaan.

“Sebab dengan kebersamaan kita akan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dalam peran tugas dan tangung jawab serta pemgabdian kepada masayarkat. Bagi Palopo banyak penghargaan yang telah diraih seperti predikat Kota sehat, Kota layak anak, piala Adipura, penghargaan Adiwiyata untuk beberapa sekolah, penghargaan pada upaya pengarusutamaan gender,” kata Ilham.

Ilham menjelaskan melalui program ini Walikota berharap dapat mewujudkan satuan pendidikan atau sekolah dengan kondisi aman, bersih, sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, demi terlaksananya pemenuhan hak dasar memperoleh pendidikan yang layak.

Sehubungan dengan hal tersebut Walikota berkeyakinan bahwasanya program ini sejalan dengan apa yang diharapkan sesuai dengan situasi perkembangan Kota Palopo, serta sesuai dengan potensi permasalahan yang tengah dihadapi.

“Oleh karena itu besar harapan agar segenap stakeholder yang terlibat di dalamanya, baik elemen Pemerintahan maupun masyarakat pada umumnya dapat bersunguh-sungguh dalam menjalankan demi suksesnya program ini,” ujarnya.

“Profesi dalam rangka kerja-kerja nyata demi kualitas anak selaku generasi penerus bangsa saat ini dan kedepan, demi kemajuan daerah dan masyarakat yang sejahaterah. Insya Allah dengan ridha Allah SWT, niat yang tulus dan ikhtiar yang baik ini berbuah sukses pada akhirnya,” tutup Ilham Hamid.

Turut hadir Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prov. SulSel, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palopo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Kepala Sekolah Se-Kota Palopo, dan tamu undangan. (mic)

ADVERTISEMENT