Incumbent Lutra dan Lutim Bersaing Wakilnya Rebut PDIP, 10 Januari Ditetapkan

364
-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel belum menetapkan calon usungannya pada Pilkada 2020 di Sulsel. Meski demikian, PDIP Sulsel telah merilis nama-nama yang bakal diusungnya bertarung pada pesta demokrasi lima tahunan di 12 kabupaten di Sulsel.

MASAMBA–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel belum menetapkan calon usungannya pada Pilkada 2020 di Sulsel. Meski demikian, PDIP Sulsel telah merilis nama-nama yang bakal diusungnya bertarung pada pesta demokrasi lima tahunan di 12 kabupaten di Sulsel.

Menariknya, untuk dua daerah di Luwu Raya yang akan menggelar Pilkada 2020, yakni Luwu Timur dan Luwu Utara PDIP Sulsel merilis dua nama kandidat. Di Luwu Utara, PDIP merilis nama Indah Putri Indriani dan Thahar Rum. Begitu juga di Luwu Timur, nama HM Thoriq Husler dan Irwan Bachry Syam bersaing memperebutkan PDIP.

Dengan rilis nama kandidat yang akan diusung PDIP ini, sudah pasti incumbent Indah Putri Indriani dan Thoriq Husler bersaing dengan wakilnya saat ini untuk dicalonkan. Baik Indah dan Husler sebenarnya sudah aman kendaraan politiknya karena hampir pasti dicalonkan Partai Golkar. Namun dua figur ini berkeinginan membangun koalisi besar menghadapi Pilkada 2020. Salah satu incaran mereka adalah PDIP.

Sementara itu usungan PDIP di Kabupaten Selayar, nama yang dirilis adalah Basli Ali dan Aji Sumarno, Gowa Adnan Puritcha Ichsan Yasin Limpo dan Darmawangsyah Muin. Kemudian di Kabupaten Pangkep, Rahman Assegaf, Yusra Lolohau, Andi Ilham Zainuddin, Sahban Sammana, Rahmat Muhayyang, dan Taufiq Zainuddin.

Sedangkan di Kabupaten Tana Toraja yakni Theofilius, Albert Pataru, dan Herman Opisanda. Dan terakhir di Kabupaten Bulukumba yakni Tomy Satria dan Askar HL.
“Tanggal 27 Desember nama-nama ini akan diserahkan ke DPP untuk ditetapkan siapa yang akan diusung,” ujar Sekretaris PDIP Sulawesi Selatan, Rudy Pieter Goni (RPG), Kamis (26/12/2019).

Dikatakan RPG, penetapan nama calon yang akan diusung PDIP baru akan ditetapkan tanggal 10 Januari, bertepatan di hari ulang tahun PDIP. “Sebanyak 19
nama di tujuh daerah ini yang terbaca dalam hasil survei kami,” katanya.

Sedangkan yang masih berjalan yakni Kota Makassar, Kabupaten Soppeng, Toraja Utara, Barru, dan Kabupaten Maros. “Di Barru calon tertinggi surveinya adalah Suardi Saleh. Tapi ini belum final,” jelas RPG.

Di Luwu Utara, dua kandidat, Indah Putri Indriani dan Thahar Rum memabg sejak awal telah bersaing memperebutkan PDIP sebagai kendaraan politik maju Pilkada 2020. Kedua kandidat ini sama-sama melamar bersama 4 kandidat lainnya. Kandidat lain yang ikut melirik PDIP, yakni Andi Abdullah Rahim, legislator Partai Hanura, Andi Sukma, termasuk politisi PDIP Haji Paradenga.

Thahar Rum yang juga Wakil Bupati Luwu Utara saat ini, sangat berharap dicalonkan PDIP. Alasan dia, PDIP partai besar yang memiliki mesin politik kuat dan mengakar di Luwu Utara. Tiga kali perhelatan Pilkada di daerah itu, usungan PDIP menang. “Alasan inilah sehingga saya mengincar PDIP sebagai kendaraan politik,” aku Thahar Rum.

Ketua DPD Partai Nasdem ini mengaku awalnya ogah-ogahan maju pilkada. Pertimbangan umur yang sudah 65 tahun. Tetapi, setelah turun ke masyarakat. Kondisi di tengah masyarakat ternyata banyak desakan maju pilkada.

Mereka menilai banyaknya dorongan masyarakat ini akibat banyak masalah. Di mana ada ribut-ribut berarti ada salah bagi. Ke depan, pembangunan dilakukan secara berkeadilan dan merata. “Karena dorongan masyarakat, Insya Allah, saya siap maju,” kata Thahar.

PDIP yang belum pernah kalah sepanjang perhelatan Pilkada di Lutra ikut diincar incumbent, Indah Putri Indriyani. Indah memang menargetkan partai yang mengantarnya memenangkan Pilkada Lutra lalu ini akan berkoalisi dengan Partai Golkar dan partai lainnya, mencalonkannya maju Pilkada Lutra.

“Sedari awal saya berkeinginan dicalonkan PDIP, karena PDIP sudah mengantarkan saya menjadi Bupati Lutra saat ini,” kata Indah. (tari)