Jalan Sulawesi Nyiur Palopo Ada Kasus Positif Covid-19, Warga: Tolong Gugus Tugas Bergerak Lakukan “Semprotisasi” Massal!

11371
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA–Setelah satu warga kompleks Nyiur Jalan Sulawesi Malatunrung Wara Timur dinyatakan positif Covid-19, kini masyarakat di sekitar kompleks perumahan yang cukup elit di kota Palopo itu merasa was was apalagi daerah tersebut adalah kawasan padat penduduk.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

Gugus Tugas Covid-19 Palopo hari ini mengumumkan jika satu lagi kasus terkonfirmasi positif setelah UG (24 tahun) warga Jalan Sulawesi Malatunrung Wara Timur dinyatakan positif Covid-19 lewat dua tes sekaligus yakni Rapid Test dan Swab Test.

ADVERTISEMENT

Bambang (25) (nama samaran) warga Nyiur yang berdomisili di dekat rumah UG kepada Koran seruYA mengatakan jika ia bersama keluarganya kini ketar ketir sebab petugas dari Dinas Kesehatan kota Palopo belum juga turun melakukan sterilisasi disinfektan.

“Kami jadi takut keluar rumah, karena sudah ada warga Nyiur sini yang kena Corona, kami pertanyakan kapan Dinkes Palopo atau Gugus Tugas mau turun lapangan dan melakukan semprotisasi (sterilisasi, red) disinfektan, jangan sampai orang yang positif Covid-19 bertambah,” harap Bambang, Rabu (13/3).

ADVERTISEMENT

Bukan hanya itu, Bambang juga mensinyalir jika masih banyak warga Jalan Sulawesi yang pergi salat berjamaah ke salah satu masjid yang ada di kompleks tersebut, meskipun sudah ada imbauan dari pemerintah agar untuk sementara tidak lagi melaksanakan salat berjamaah Tarwih maupun salat 5 waktu di masa pandemi di rumah-rumah ibadah umat Muslim se Indonesia.

“Takut juga kalo sudah ada yang positif terus masih ada juga yang “batu talinga” pergi ke masjid padahal salat fardhu juga kan masih bisa dilakukan sementara di rumah masing-masing,” sebutnya.

Warga lainnya, Junias Rombe meminta dinas terkait agar segera melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah pasien positif untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Warga khawatir, makanya harus ada upaya dillakukan pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Plt Dinas Kesehatan kota Palopo, Taufik saat dihubungi mengaku jika terhadap rumah UG di kawasan Nyiur sudah dilakukan penyemprotan, hanya saja ia mengaku lupa tanggalnya. “Kalau rumah UG sudah pernah Tim Gugus Tugas kesana lakukan penyemprotan disinfektan, tapi nanti saya cek lagi kapan itu, saya lupa tanggalnya, tapi sudah pernah,” kata dia menanggapi pertanyaan redaksi seputar jadwal pelaksanaan penyemprotan disinfektan di rumah UG santri Klaster Temboro yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Senada, Jubir Covid-19 Palopo dr Ishak Iskandar saat dikonfirmasi soal jadwal penyemprotan massal di kawasan yang kini menjadi pusat perhatian warga kota Palopo juga belum bisa memastikan tanggal pastinya, “kita sedang rapat bahas ini dan langkah-langkah penanganan, insya Allah besok tim Gugus Tugas akan bergerak lakukan penyemprotan di sana,” pungkas mantan Kadis Kesehatan Palopo itu. (iys)

ADVERTISEMENT