Andi Baharuddin: Kader Gerindra Mbalelo dan Main 2 Kaki di Pilkada Lutim Harus Siap Terima Sanksi Pemecatan

2356
ADVERTISEMENT

MALILI–Kader dan anggota DPRD Luwu Timur dari partai Gerindra akan dipecat dari partai bila berhianat di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Luwu Timur 2020.

Ketua DPD Gerindra Luwu Timur, Andi Baharuddin mengatakan sanksi pemecatan jelas diberikan kepada kader dan anggota DPRD Luwu Timur dari Gerindra yang bermain dua kaki atau berhianat.

ADVERTISEMENT

“Sanksinya dipecat, itu perintah Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) kepada saya (Andi Baharuddin-red),” kata anggota DPRD Luwu Timur ini, Jumat (9/10/2020) malam.

Andi Baharuddin menjelaskan jika sehubungan dengan perintah tersebut telah disampaikan kepada kader maupun anggota DPRD Luwu Timur, fraksi Gerindra.

Diketahui, Gerindra mengusung pasangan Thorig Husler-Budiman di Pilkada Luwu Timur 2020.

Gerindra menguasai empat kursi di DPRD Luwu Timur yang disumbang I Wayan Suparta (Dapil I Angkona-Malili), Sarkawi A Hamid (Dapil II Wotu-Burau).

Serta Aris Situmorang (Dapil III Tomoni, Mangkutana, Kalaena, Tomoni Timur) serta Andi Baharuddin (Dapil IV Nuha, Towuti dan Wasuponda).

Ancaman pemecatan tersebut jelas, kata Andi Baharuddin agar kader dan anggota DPRD dari Gerindra solid bekerja untuk memenangkan Husler-Budiman.

“Perintahnya jelas. Kalau main dua kaki pokoknya dipecat,” jelas Andi Baharuddin.

Pilkada Luwu Timur resmi diikuti dua Paslon yaitu Thorig Husler-Budiman nomor urut 1 dan IBAS-RIO nomor urut 2. (Rah)

ADVERTISEMENT