Kepala OPD Paparkan Program Dihadapan Walikota

682
Walikota Palopo, HM Judas Amir menanggapi sejumlah program yang disampaikan para kepala OPD.
ADVERTISEMENT

PALOPO — Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Palopo memaparkan program kerja yang akan dilakukan di tahun 2019 ini.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Pemaparan itu disaksikan langsung walikota Palopo, HM Judas Amir di lantai II Kantor walikota, Selasa (8/1/19). Pemaparan program ini merupakan tindaklanjut dari rapat kerja sehari sebelumnya.

Pemaparan program dimulai dari Dinas Perindustrian. Kadis Perindustrian, Akkaseng menyampaikan sejumlah item kegiatan yang akan dilakukan. Kata dia, Dinas Perindustrian akan melakukan penelitian bahan baku yang bisa dikembangkan di Kota Palopo.

“Di ketahui bersama, bahwa sesuai UU diharapkan ditingkat provinsi maupun tingkat kota dilakukan penelitian produk unggulan,” kata Akkaseng mengawali pemaparannya.

ADVERTISEMENT

Produk unggulan yang dimaksud Akkaseng ialah kakao dan rumput laut. “Program kami yaitu, bagaimana mengembangkan produk unggulan yang ada di Palopo. Adanya program walikota siapa mau bekerja apa, Dinas Industri telah menyiapkan sentra,” kata Akkaseng.

Setelah Akkaseng, dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari Dinas kependudukan dan pencatatan sipil. Kadisdukapil, Asir Mangopo menyampaikan, khusus tahun 2019, ada beberapa hal yang dilaksanakan mengenai pemusatan pencatatan.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

“Khususnya yang belum berakta elektronik, yang mempunyai anak 1-12 tahun harus ada administrasi dokumen. Ada beberapa hal yang dibutuhkan partisipasinya terkait hal tersebut, karena tidak bisa perekaman secara langsung tanpa ada dukungan dari camat, lurah, RT/RW,” katanya. “Harus dituntaskan pemusatan perekaman elektronik,” tambahnya.

Kemudian dari Dinas Kearsipan Kota Palopo. Kadis Kearsipan, Rukmini memaparkan bahwa program ditahun 2019 melaksanakan bimbingan di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk memperbaiki arsip dan melakukan pembinaan di sekolah. “Masalah kearsipan tidak boleh dianggap sepeleh,” sebutnya.

Kemudian lanjut ke Dinas Pertanian, peternakan dan perkebunan Kota Palopo. Kadis Pertanian, Harisman menyebutkan beberapa program kerjanya yaitu mendatangkan beberapa benih padi, ternak, sapi perah yang belum pernah ada di Palopo.

“Di mana tahun 2019 akan melaksanakan 11 program, yang terdiri dari 21 kegiatan yang akan dilaksanakan Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan.
Rencana program kegiatan yang akan dilaksanakan berdasarkan prioritas,” katanya.

Beberapa program kerja diantaranya meningkatkan kesejahteraan petani, melakukan kegiatan pelatihan agribisnis, meningkatkan ketahanan pangan, pemanfaatan pekarangan untuk menanam sayur-sayuran serta program terobosan pembibitan bibit unggas di Mancani,” katanya.

Sementara itu, mewakili seluruh camat di Kota Palopo, dari camat Telluwanua, Darsan Dappi menyampaikan terkait dengan program sesuai dengan tugas umum camat ada 7 bagian. Salah satunya yaitu menginformasikan masalah pemberdayaan masyarakat, memfasilitasi tingkat kelurahan.

“Pada umumnya di tingkat kecamatan kegiatan yang dilakukan yakni pemberdayaan masyarakat,” kata Darsan.

Menanggapi pemaparan itu, walikota Palopo, HM Judas Amir mengatakan apa yang telah disampaikan sedikit dipahami.

“Pemerintahan tidak bisa berjalan tanpa adanya kerjasama semua OPD. Jadi, kepada seluruh OPD agar bisa bersinergi dengan baik,” harapnya. Judas mencontohkan arsip. Seperti arsip, misalnya ada kepentingan di OPD lain, itu dibuatkan surat dan arsipnya.

Terkait masalah data kependudukan, kat Judas harus sama dengan data yang ada di pemerintahan dengan yang ada di kecamatan maupun kelurahan. “Sehingga mulai tahun 2019 ini, apa yang lahir dan apa yang datang itu perlu ada datanya,” harapnya. (asm)

ADVERTISEMENT