Keren! Ide dan Gagasan FKJ Tembus 100 Besar dan Jadi Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik KIPP 2021

511
ADVERTISEMENT

PALOPO–Meski masih terus berproses, namun torehan Pemerintah Kota Palopo dalam Top Inovasi Pelayanan Publik KIPP 2021 sejauh ini cukup membanggakan.

Pasalnya, program inovasi “MABASSA” yang pernah digagas Farid Kasim Judas -sewaktu masih menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palopo- sukses menembus 100 Besar dan menjadi salah satu Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik KIPP 2021.

ADVERTISEMENT

KIPP sendiri adalah akronim dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang digelar setiap tahun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Dalam rilis resminya, mengutip laman menpan.go.id, inovasi yang ada di lingkungan Kementerian/Lembaga Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD dinilai oleh Tim Panel Independen (TPI) oleh Kemenpan-RB melalui pengajuan proposal inovasi pelayanan publik lewat aplikasi Sinovik atau Sistem Inovasi Pelayanan Publik yang berlangsung sejak 18 Maret hingga 11 Mei 2021 lalu.

ADVERTISEMENT

Forum group discussion dengan TPI menghasilkan sejumlah proposal yang terpilih sebagai Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik 2021. “Pertemuan ini menghasilkan Finalis Top Inovasi yang terdiri dari Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, Top 15 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, dan Top 15 Kelompok Khusus Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, Kamis (17/06).

MABASSA sendiri adalah program andalan FKJ di DPMPTSP Palopo saat itu yang hingga kini masih terus digunakan oleh perangkat daerah pengelola Mal Pelayanan Publik di kota Palopo.

ADVERTISEMENT

MABASSA adalah akronim dari “Mudah, Akuntabel, Bersahabat, Adil, Sederhana, Simpatik dan Aman” yang diterapkan DPMPTSP Palopo dalam melayani warga dalam hal layanan publik menyangkut perijinan dan investasi di kota idaman sejak 2016 lalu, saat masih dipegang oleh FKJ.

“Jumlah proposal inovasi yang terdaftar di Sinovik berjumlah 3.178 proposal sedangkan jumlah proposal yang diajukan ke Kementerian PAN-RB berjumlah 1.866 proposal.”

“Sebanyak 1.619 proposal inovasi berhasil lolos seleksi administrasi, namun penilaian oleh Tim Evaluasi hanya dilakukan untuk 1.609 proposal. Hal ini dikarenakan setelah dilakukan verifikasi ulang, terdapat 10 inovasi yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 161 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan KIPP 2021,” bunyi rilis resmi Kemen PAN-RB.

Nah, masyarakat dapat memberikan opini selama lima hari, terhitung mulai tanggal 20 Juni 2021 pukul 12.00 WIB, dan ikut menilai dengan mengklik laman tersebut.

Plt. Kepala DPMPTSP Kota Palopo, Muh. Ihsan Asharuddin, S.STP. M,Si, saat dihubungi Koran Seruya merasa bersyukur, inovasi DPMPTSP bisa masuk ke jajaran Top 99 dalam kompetisi inovasi tingkat Nasional dan mengalahkan 3.000-an lebih, inovasi yang ada di Indonesia.

“Inovasi MABASSA ini telah berjalan sejak tahun 2016 dan kebetulan inovatornya adalah Pak Farid Kasim Judas (FKJ). Awal tahun lalu, di tingkat Provinsi melalui Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP), inovasi ini masuk ke Top 50 se-Sulsel dan alhamdulillah sekarang masuk ke Top 99 tingkat Nasional, melalui aplikasi Sinovik. Kami mohon doa kepada masyarakat Kota Palopo agar inovasi MABASSA ini bisa tembus ke Top 45,” sebut Ihsan, Kamis (17/06).

Untuk tahap berikutnya, adalah pelaksanaan tahap presentasi dan wawancara oleh TPI kepada Finalis Top Inovasi.

Tahap ini akan diselenggarakan selama 15 hari kerja, mulai tanggal 28 Juni 2021 hingga 16 Juli 2021.

Apabila kondisi sudah memungkinkan, akan dilakukan tahap verifikasi dan observasi lapangan oleh TPI didampingi TE.

Hasil final dari penilaian KIPP adalah penentuan Top Inovasi Terpuji yang akan ditetapkan pada akhir Juli 2021.

Hal ini dikarenakan daftar nama Top Inovasi Terpuji KIPP 2021 yang berasal dari pemerintah daerah, akan dikirimkan ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan untuk diusulkan sebagai penerima Dana Insentif Daerah atau DID tahun 2022.

Selamat ya!

(*)

ADVERTISEMENT