Kristina Sampe Tonapa, Nakes Asal Toraja Masih Hilang Bersama Dua Rekannya Usai Teroris KKB Bakar Puskesmas Kiwirok Papua

1274
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA–Tiga tenaga medis yang bertugas di fasilitas kesehatan Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua hingga kini belum diketahui nasibnya.

Salah seorang darj tiga nakes itu adalah Kristina Sampe Tonapa, 32 tahun, asal Tana Toraja, Sulsel.

ADVERTISEMENT

Dua nakes lainnya yang masih hilang, yakni Gabriela Mai Lani, 22.tahun, dan Geral Sukoi, 28 tahun.

Kristina bersama dua rekannya ini diduga melarikan diri ke pegunungan saat teroris KKB Papua membakar puskesmas dan fasilitas rumah dinas mereka pada Senin (13/9) lalu, Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Ketiganya masih dalam pencarian hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

Danrem172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, sesuai laporan dari Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 403/WP yang saat ini bertugas di Kiwirok, ketiga nakes tersebut belum diketahui keberadaannya.

“Mereka mencoba menyelamatkan diri, kita akan memperhitungkan keadaan taktis, medan untuk lakukan pencarian, karena sangat rawan di sana,” ungkap Brigjen Izak di Jayapura dilansir KORAN SERUYA dari Detik.com, Rabu (15/9/2021).

ADVERTISEMENT

Dirincikan, Jumlah nakes yang bertugas di Puskesmas Kiwirok sebanyak 11 orang, dimana 8 orang berhasil diamankan di Pos TNI Kiwirok saat insiden pembakaran terjadi.

Dari 8 nakes yang diselamatkan, 3 orang di antaranya mengalami luka-luka seperti luka memar di wajah dan luka tusuk di kemaluan dan paha kanan.

“Tiga tenaga medis ini ada yang kena panah di rusuk, kondisi stabil, satu korban perempuan mereka tusuk pahanya pakai sangkur dan satu lagi dipukul hingga babak belur,” ungkapnya.

Kata Brigjen Izak, saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih mengejar teroris KKB yang melarikan diri usai melakukan aksi pembakaran. Teroris KKB yang melakukan pembakaran dan penyerangan nakes ini dipimpin Lamek Taplo.

“Target pengejaran kita hancurkan mereka, karena sudah nyata-nyata mereka menghambat pembangunan dengan membakar gedung pemerintah dan bank daerah di Kiwirok,” tegasnya. (liq)

ADVERTISEMENT