Narkoba Jadi Ancaman Generasi Muda, Kajari Luwu Timur Beri Pemahaman Ke Sekolah

58
Kajari Luwu Timur, M. Zubair jadi membawakan materi akan bahaya narkoba pada generasi muda/foto-Humas Kejari Luwu Timur
ADVERTISEMENT

LUWU TIMUR – Maraknya peredaran narkoba yang mengancam generasi muda saat ini, sehingga menjadi fokus utama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Timur, M. Zubair memberikan pemahaman kepada generasi muda bahaya akan narkoba.

Pada sosialisasi Dampak Penyalahgunaan Narkoba dan Kenakalan Remaja, Kajari Luwu Timur, M. Zubair menjadi pemateri di SDN 152Kkiri 1 dan SMPN 1 Kalaena Kabupaten Luwu  Timur,  Rabu (23/3/2022).

ADVERTISEMENT

“Kami menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang dan bahan berbahaya seperti zenith, PCC dan lem,” kata M. Zubair.

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Luwu Timur dinilai masih marak dan mengancam generasi muda sehingga kata M. Zubair sangat dibutuhkan peran masyarakat khususnya para orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

“Masyarakat harus peduli karena narkoba sudah merasuki semua kelompok tanpa membedakan latar belakang. Peredaran narkoba tidak hanya di kota, tetapi kini juga sudah merambah hingga ke pedalaman,” Jelasnya.

“Pelajar harus diberi pemahaman tentang bahaya narkoba karena ancaman barang haram itu sangat nyata di lingkungan mereka. Narkoba bisa merusak kesehatan fisik dan mental, bahkan merusak masa depan generasi muda,” Bebernya.

Masalah lain juga menjadi ancaman bagi generasi muda, yakni pada kemajuan teknologi yang membawa dampak negatif bagi masyarakat, termasuk pelajar. Mudahnya mengakses media sosial dan dunia maya, membuat pelajar bisa dengan mudah mengakses konten-konten berisi pornografi.

Konten pornografi juga harus dihindari oleh pelajar atau anak di bawah umur. Pornografi bisa berpengaruh terhadap mental dan psikologis yang bisa berdampak pada tindakan dan kondisi negatif.

“Kita bersama-sama harus melakukan pencegahan. Kita beri pemahaman dengan baik sehingga generasi muda kita tidak terjerumus dalam lembah narkoba, pornografi dan tindakan negatif lainnya,” kata harap Kajari Luwu Timur.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur yang sudah berjalan selama seminggu. (Rah)

ADVERTISEMENT