Nurhaenih Tegaskan Belum Ada Kesepakatan, RMB Akhirnya Pilih No Comment Soal ‘Deal Politik’ di Parepare

176
Tiga kandidat Ketua Golkar Palopo, Baharman Supri, Rahmat Masri Bandaso (tengah) dan Hj Nurhaenih
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Dua kandidat Ketua Golkar Palopo, Rahmat Masri Bandaso dan Baharman Supri, enggan berkomentar menanggapi ‘deal politik’ yang digagas Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taupan Pawe dengan mempertemuan Rahmat Masri Bandaso dengan kandidat ketua lainnya, Hj Nurhaenih di Parepare, Minggu (23/8/2021) lalu.

RMB, begitu Rahmat Masri Bandaso akrab disapa, saat dikonfirmasi KORAN SERUYA, Senin (23/8/2021), siang tadi, enggan berkomentar terkait ‘deal politik’ tersebut. Kabar yang berhembus, RMB diamanahkan memimpin Golkar sebagai ketua, sedangkan Ketua DPRD Palopo, Hj Nurhaenih menjabat Ketua Harian, dan Baharman Supri sebagai Sekretaris Golkar Palopo.

ADVERTISEMENT

“Saya no comment dek,” kata RMB.

Meski sebelumnya RMB sempat melontarkan bahwa saat pertemuan bersama Hj Nurhaenih, dirinya diamanahkan sebagai Ketua Golkar Palopo, namun saat dikonfirmasi KORAN SERUYA, RMB tidak bersedia mengomentarinya.

Alasannya, setelah pertemuan dengan Hj Nurhaenih di rumah jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taupan Pawe di Parepare, akan disusul pertemuan empat mata dirinya dengan Hj Nurhaenih, untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut.

Hanya saja, sampai Senin (23/8/2021), RMB dan Hj Nurhaenih belum bertemu. “Memang belum ada pertemuan, semoga bisa segera terwujud dalam waktu dekat ini sebelum Musda,” katanya.

Baharman Supri, kandidat Ketua Golkar Palopo lainnya, saat dikonfirmasi KORAN SERUYA terkait pertemuan dua rivalnya itu, memilih tidak mengomentarinya. “Soal itu, maaf Dinda, saya No Comment,” katanya.

Sebelumnya diberitakan KORAN SERUYA, Hj Nurhaenih saat dikonfirmasi KORAN SERUYA via ponselnya, mengakui Taupan Pawe menggagas ‘deal politik’ jelang Musda Golkar antara dirinya dengan RMB. Hanya saja, sepulang dari Parepare, dirinya belum bertemu dengan RMB guna berembuk membahas lanjutan pembicaran di Parepare itu.

Dengan begitu, kata dia, antara dirinya dengan RMB belum ada kesepakatan. “Jadi sejauh ini, belum ada kesepakatan. Bagaimana mau ada kesepakatan kalau saya dan Pak Rahmat belum bertemu, belum berembuk,” katanya.

Memang, kata Nurhaenih, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taupan Pawe menyarankan agar kandidat Ketua Golkar Palopo, terutama dirinya dengan RMB agar duduk
bersama membahas hasil pertemuan di Parepare demi menyepakati kesepakatan jelang Musda Golkar Palopo.

“Kami disarankan berembuk, duduk bersama cari solusi terbaik demi kejayaan Golkar Palopo ke depan. Tetapi, kami belum berembuk. Saya sampaikan kepada Pak Rahmat, nanti di Palopo baru kita bertemu. Tapi sejauh ini, kami belum bertemu sehingga belum ada keputusan,” katanya.

Diakui Nurhaenih, saat bertemu bertiga dengan Taupan Pawe, baik dirinya dan RMB diminta agar duduk bersama membicarakan deal-deal politik yang bertujuan membesarkan Partai Golkar di Kota Palopo.

“Partai Golkar menginginkan agar saya dan Pak Rahmat bersama-sama menyatukan kekuatan untuk membesarkan Partai Golkar di Palopo, apalagi tidak lama lagi event politik besar akan berlangsung, yakni Pemilu 2024 dan Pilkada 2024,” katanya.

Secara pribadi, sebagai Kader Golkar Palopo, Nurhaenih siap berembuk dengan kandidat Ketua Golkar Palopo lainnya jelang Musda, termasuk berembuk dengan RMB. “Saya prinsipnya, kalau untuk kebaikan Partai Golkar, saya siap. Intinya, sebagai kader siap melaksanakan apapun perintah partai,” tandas srikandi Partai Golkar di DPRD Palopo ini. (***)

ADVERTISEMENT