Partai Berkarya Palopo Siap Verifikasi Pemilu 2024, ACM: Aturan Pencalonan Kada Jadi Penyemangat Partai Baru

112
Ketua DPC Partai Berkarya Kota Palopo, Andi Cincing Makkasau
ADVERTISEMENT

PALOPO–Partai Berkarya Kota Palopo dibawah komando Andi Cincing Makkasau (ACM) siap menghadapi Pemilu 2024. Saat ini, pengurus Partai Berkarya Palopo tengah mempersiapkan menghadapi verifikasi partai peserta Pemilu 2024.

Ketua DPC Partai Berkarya Kota Palopo, Andi Cincing Makkasau, menyatakan, pihaknya siap menghadapi verifikasi partai peserta Pemilu 2024, sehingga
konsolidasi internal dan pembenahan struktur terus digiatkan, demi lolos verifikasi.

ADVERTISEMENT

“Insya Allah, Partai Berkarya Palopo akan ikut Pemilu 2024. Saat ini, kami (Berkarya) fokus berbenah menghadapi verifikasi Parpol menghadapi Pemilu, konsolidasi, termasuk persiapan pencalegan,” kata ACM, begitu Andi Cincing Makkasau akrab disapa.

ACM mengakui, dua event politik besar bagi Parpol yang akan dihelat tahun 2024 sangat menarik. Apalagi, keputusan KPU RI bersama Komisi II DPRD menjadikan perolehan kursi hasil Pemilu 2024 sebagai ‘tiket’ mengusung calon kepala daerah pada Pilkada 2024, membuat semua Parpol bersemangat.

“Ini membuka ruang bagi setiap Parpol untuk menjadi partai pengusung di Pilkada 2024. Termasuk Partai Berkarya Palopo sudah mempersiapkan diri menghadapi dua event politik tersebut,” ujar ACM.

Menurut ACM, adanya perubahan syarat pencalonan kepala daerah memakai hasil Pemilu 2024 menjadikan posisi semua Parpol sama, menjadikan Parpol baru lebih bersemangat menghadapi Pemilu 2024. “Tentunya ini membuka peluang setiap Parpol untuk bisa mengusiung calon kepala daerah. Posisi semua Parpol sama, yang menentukan hasil Pemilu 2024,” ujarnya.

Untuk itu, menghadapi Pemilu 2024, kata ACM, Partai Berkarya mengedepankan kadernya maju Pemilu 2024, namun tetap membuka ruang kepada nonkader untuk menjadi caleg lewat Partai Berkarya.

“Kita tidak mengenal istilah kader digusur karena ada tokoh berpengaruh mau diprioritaskan, saya kurang setuju. Ada tempat disediakan bagi kader, ada juga ruang bagi non kader. Intinya, pencalegan punya aturan internal setiap Parpol,” katanya. (***)

ADVERTISEMENT