Penemuan Korban Terus Bertambah, Jenazah Pertama yang Berhasil Terungkap Adalah Pramugara Sriwijaya Air

510
ADVERTISEMENT

JAKARTA–Salah satu korban kecelakaan pesawat Sriwijaya SJY-182 atas nama Okky Bisma berhasil teridentifikasi. Ini adalah korban pertama yang berhasil teridentifikasi.

Hasil ini didapat setelah tim DVI Polri mencocokan sidik jari yang ditemukan dari bagian tubuh korban, dengan alat yang terintegrasi dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

ADVERTISEMENT

“Pada sore hari ini tim dapat mengidentifikasi salah satu korban kecelakaan yaitu atas nama Okky Bisma,” ujar Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, Senin (11/1).

Brigjen Pol Hudi Suryanto, Kepala Pusat Inafis Polri, menyebut bahwa Okky terdaftar di kantong jenazah nomor PMJ SJ-006.

Dalam manifes Sriwijaya SJ-182, nama Okky ada di nomor 4. Berdasarkan data yang terekam dalam Dukcapil, Okky merupakan pria kelahiran 12 Desember 1991 dengan golongan darah O. Dia berdomisili di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ada 12 titik kesamaan yang ditemukan dari pencocokan bagian tangan kanan Okky dengan data e-KTP. Dari jumlah tersebut, dipastikan korban tersebut adalah Okky.

“Dengan ini memastikan ini orang yang sama,” kata Hudi.

Berdasarkan data yang ada, Okky Bisma adalah seorang laki-laki berusia 29 tahun dan memiliki golongan darah O.

Okky memegang status sebagai pelajar/mahasiswa dan merupakan salah satu pramugara Sriwijaya Air.

“Sore ini, kita dapat mengidentifikasi korban Sriwijaya Air yang alami kecelakaan. Kita telah identifikasi atas nama Okky Bisma,” ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati, hari Senin, 11 Januari 2021.

Selain itu, identifikasi ini dapat dilaksanakan karena dukungan database dari dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) berupa data E-KTP.

“Terhadap kantong mayat yang kami terima, tim Inafis kemudian melakukan identifikasi dari manifest kami terima berupa penumpang Sriwijaya Air,” terang Hudi.

“Yang kami terima berupa body part (bagian tubuh), berupa tangan kanan yang lengkap dengan jarinya yang masih bagus sehingga memudahkan kami dan ketika kami lakukan pengidentifikasian, akhirnya kami berhasil mendapatkan identitas seperti yang disampaikan,” pungkas dia.

Penemuan Jenazah Korban Terus Bertambah

Regu gabungan kembali menemukan bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di wilayah perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Melansir Pikiran Rakyat, di hari ketiga ini, tim SAR telah memperoleh 22 kantong jenazah.

Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito Kepala Basarnas menyebut, sehingga secara keseluruhan telah terdapat 40 kantong jenazah, sementara sehari yang lalu diperoleh 18 kantong jenazah.

“Sampai sore ini ada perkembangan, yang tadinya 18 kantong jenazah, hari ini bertambah 22 (kantong jenazah). Jadi total kita sudah mengumpulkan 40 kantong jenazah,” kata Bagus Puruhito pada Senin, 11 Januari 2021, di Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Bagus mengatakan, dalam operasi hari ini, tim SAR gabungan terpusat kepada evakuasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dan telah mendapatkan dua kantong tambahan.

“Adapun material, tadi mendapatkan penambahan dua kantong dan saat ini operasi SAR masih tetap berlangsung di area (pencarian),” ungkapnya.

Bagus pun meminta agar masyarakat mendoakan semua pihak dan instansi yang turun tangan dalam operasi pencarian, supaya proses ini dapat berlangsung lancar dan tuntas dengan baik.

“Saya juga mohon doa dan supportnya kepada seluruh masyarakat agar operasi ini berjalan lancar dan kita bisa selesaikan dengan baik,” tandasnya.

(*/iys)

ADVERTISEMENT