Ribut dengan Teman Wanitanya, Warga Malbar Luwu Utara Ditebas Parang

1963
Ilustrasi (Istimewa)
ADVERTISEMENT

LUTRA — Sial nasib yang dialami Sulkarnaen, 25 tahun, warga Dusun Labbu, Desa Pengkajoang, Kecamatan Malangke Barat (Malbar), Kabupaten Luwu Utara. Dia ditebas parang saat bertemu dengan teman wanitanya di Dusun Bakkung, Desa Pembuniang, Malbar, Sabtu (15/1/2022) malam.

Pelakunya ialah Aan, 21 tahun warga Desa Pembuniang. Kapolres Luwu Utara, AKBP Alfian Nurnas menjelaskan, saat itu korban bersama seorang rekannya melintas di rumah Prety, teman wanita Sulkarnaen.

ADVERTISEMENT

Mereka akhirnya singgah di depan rumah teman wanita korban. Saat berbincang, terjadi keributan antara Sulkarnaen dengan Prety. Mendengar keributan itu, Aan lalu menegur mereka berdua.

“Pelaku bilang, ‘jangan ribut disini bos’,” jelas AKBP Alfian Nurnas kepada Koran SeruYA, Minggu (16/1/2022).

Setelah menegur korban, pelaku lalu kembali ke dalam rumah. Namun, korban tak terima ditegur oleh pelaku. Dia lalu mengikutinya masuk ke dalam rumah pelaku.

Emosi korban semakin menjadi, kala pelaku mengambil parang dari dalam rumahnya. Bukannya menghindari keributan, korban malah maju untuk menantang pelaku.

“Kemudian, pelaku sudah tak tahan lagi, dia akhirnya memarangi korban sebanyak satu kali. Tebasan itu mengenai kepala kanan Sulkarnaen,” jelasnya.

Akibatnya, korban mengalami luka robek pada bagian kepala. Penduduk sekitar yang melihat hal tersebut, segera membawa korban ke Puskesmas Malangke Barat.

Lantaran lukanya parah, dia lalu dirujuk ke RSUD Andi Djemma Masamba. Sementara pelaku, berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Malangke Barat. (liq)

ADVERTISEMENT