Sapi Kurban Jokowi Seberat 1 Ton Tiba di Palopo Jumat Besok, Harganya Rp73 Juta

317
ILUSTRASI SAPI LIMOSIN
ADVERTISEMENT

PALOPO–Sapi kurban Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan tiba di Palopo, Jumat (16/7/2021). Hewan kurban berbobot satu ton itu diambil dari peternakan warga di Desa Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa milik Zainuddin Natsir.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Palopo, Muhammad Ibnu Hasyim membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan pihaknya menerima surat pemberitahuan jika sapi milik RI-1 bakal disembelih di Palopo.

ADVERTISEMENT

“Ini sudah menjadi tradisi Presiden. Dari tiap provinsi dipilih satu Kabupaten/Kota sebagai tempat penyembelihan sapi kurban presiden. Untuk di Sulsel, Kota Palopo dipilih sebagai tempat penyembelihan hewan kurban itu. Tahun lalu di Jeneponto,” jelas Muhammad Ibnu Hasyim.

Ibnu menambahkan, penyembelihan hewan kurban itu bakal dilakukan di Masjid Agung Luwu Palopo. Sedang jenis hewan kurbannya sendiri ialah sapi limosin yang berumur 42 bulan dengan berat 1.041 kg atau satu ton lebih.

ADVERTISEMENT

“Sapi kurban itu akan disembelih di Masjid Agung Luwu Palopo pada hari raya idul adha 1442 hijriah. Proses penyembelihan akan disaksikan Walikota Palopo, HM Judas Amir,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Taufik mengatakan, tim dari Kementan turun untuk memeriksa kesehatan dan kondisi sapi yang akan disumbangkan untuk warga Sulsel di Hari Idul Adha 1442 Hijriah nanti.

ADVERTISEMENT

“Jadi tim kementerian sudah turun mencari sekaligus mengecek kesehatan dan tentu saja berat ideal sapi yang akan disumbangkan Presiden di Sulsel,” kata Taufik di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (1/7/2021).

Untuk berat sapi kurban yang dicari, kata dia, bobotnya mendekati atau mencapai satu ton. Hal ini sudah menjadi standar ideal hewan kurban sumbangan Presiden.

Seperti halnya sapi kurban Jokowi untuk Sulsel pada 2020 lalu yang diserahkan untuk warga di Kabupaten Jeneponto. Saat itu serah terima sapi tersebut dilakukan oleh Gubernur nonaktif Nurdin Abdullah.

Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat

Sementara itu, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan masyarakat veteriner Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Palopo, drh Burhanuddin menjelaskan cara memilih hewan kurban yang sehat dan sah menurut anjuran agama. Dia mengatakan, untuk sapi harus berumur dua tahun ditandai dengan gigi seri telah berganti sepasang. Kambing berumur satu tahun atau enam bulan.

“Sehat tidak cacat, ditandai bulu tidak kusam, mata bersih, cuping hidung basah, jika kering berarti sakit, tanduk tidak patah, dan salah satu testisnya tidak ada atau monorcishm,” kata drh Burhanuddin.

Burhanuddin juga mengimbau warga untuk menanyakan surat kesehatan hewan dari dinas terkait sebelum membeli. “Jika ingin memeriksakan hewan kurban, bisa ke kami. Pemeriksaan gratis selama jam kerja,” jelasnya.

“Sebelum penyembelihan dan sesudah penyembelihan kami akan melakukan pengawasan hewan kurban. Itu dilakukan agar menghindari daging layak atau tidak untuk dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya. (ayb/liq)

ADVERTISEMENT