Sudah Dianggarkan, Warga Desa Kalatiri Luwu Timur Protes Bantuan WC Gratis Tidak Terealisasi

201
ADVERTISEMENT

MALILI – Seorang warga Desa Kalatiri, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, protes terkait dengan bantuan WC gratis yang hingga saat ini tidak terealisasi karena diduga dikorupsi.

Padahal bantuan alokasi WC gratis itu menggunakan anggaran tahun 2017 sebesar Rp 210 juta dengan mencakup sebanyak 140 rumah di Desa Kalatiri, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

Enni warga desa Kalitara mengungkapkan jika bantuan WC tersebut hanya beberapa item saja yang diserahkan oleh pihak pemerintah Desa Kalatiri.

“Kita dikasi bantuan WC, tetapi cuma yang dikasi hanya gorong-gorong, WC, semen satu sak, baru tidak ada pasir sama pipanya,” kata Enni.

ADVERTISEMENT

Enni mengaku bersyukur telah mendapatkan bantuan WC gratis hanya saja bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Bagai mana bisa jadi WC-nya kalau tidak ada pipa sama pasir,” ungkapnya dengan kecewa.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Enni juga mengaku diperintahkan oleh salah seorang pegawai desa untuk mendatangi yang diduga surat serah terima bantuan. Tetapi dirinya bersikukuh menolak mendatangani surat tersebut.

“Disuruh tanda tangan tapi saya tidak mau. Karena bantuan yang saya terima tidak sesuai dengan apa yang seharusnya saya terima,” bebernya.

Berbeda dengan desa lain di Luwu Timur, Enni mengaku jika warga yang menerima bantuan WC gratis bahanya telah lengkap diserahkan dari pemerintah desa.

“Disini itu tidak lengkap. Kalau di desa lain itu, lengkap semua ada WC, gorong-gorong, pipa, pasir sama semen tetapi disini tidak ada pipa sama pasirnya,” ucapnya kesal.

Dari informasi yang di peroleh bantuan WC gratis selain menggunakan anggaran tahun 2017 bantuan serupa juga telah dianggarkan pada tahun 2018 yang hingga saat ini belum terealisasikan. (Rah)

ADVERTISEMENT