SYL Layak Jadi Menteri, NH Minta Doakan

886
Edisi cetak KORAN SeruYA, Selasa (22/10/2019)

MAKASSAR–Berbagai kalangan di Sulsel berharap ada tokoh dari Sulsel masuk dalam kabinet kerja Jokowi jilid II. Nama mantan Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo ikut mengemuka. Bahkan, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah ikut mendoakan SYL– sapaan akrab Syahrul– bisa bercokol di kabinet.

Prof Andalan, begitu Nurdin Abdullah akrab disapa, meyakini ada putera Sulsel akan masuk masuk Kabinet Jokowi. Bahkan, Nurdin telah memprediksi tokoh Sulsel yang akan masuk kabinet dari kalangan keagamaan.

“Insyaallah ada, tokoh agama. Baru satu, tunggu saja kalau nama, tidak bagus kalau dikasih tahu,” kata Nurdin di DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (21/10/2019).

Saat ditanya soal kemungkinan SYL masuk ke Kabinet Jokowi, Nurdin meminta masyarakat Sulsel mendoakan agar SYL masuk ke Kabinet Jokowi. “Alhamdulillah, kita doakan, kita doakan semua,” kata Nurdin.

Nama SYL dikait-kaitkan akan masuk dalam kabinet kerja Jokowi-Ma’ruf jilid II turut ditanggapi Wakil Ketua DPRD Sulsel dari NasDem, Syaharuddin Alrif. Syahar, sapaan akrab Syaharuddin Alrif mengaku, SYL sebagai salah satu kader NasDem dan tokoh Sulsel sangat layak mendapat jabatan menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Kata Syahar, SYL saat ini masih berada di Jakarta bersama Ketua Umum, Surya Paloh jelang pengumuman nama-nama menteri. “Informasinya beliau Insyallah bisa, kita tinggal menunggu pengumumannya,” beber Syahar di DPRD Sulsel, kemarin.

Ia menilai dengan pengalaman SYL 10 tahun memimpin Sulsel banyak kemajuan dan peningkatan di sektor pertanian sehingga ia dianggap layak masuk dalam kabinet kerja II Presiden Jokowi.

“Soal layak tentu beliau layak, soal ahli beliau ahli dibidang pemerintahan, beliau ahli dibidang pertanian dan prestasinya meningkatkan hasil pertanian di Sulsel dari 500 ribu ton menjadi 2 juta ton, jadi saya pikir, SYL layak lah,” ucap Sekretaris NasDem Sulsel.

Sementara itu, Founder Concern Stategic Think Thank yang juga peneliti LIPI, Hermawan Sulistyo menyatakan, gubernur dan mantan gubernur berpeluang dan layak untuk masuk dalam list menteri Jokowi di periode kedua.

Bahkan, saat ditanya figur mantan gubernur yang layak ditempatkan untuk memimpin kementrian, pria yang akrab disapa Mas Kikiek itu mengungkapkan ada beberapa tokoh yang layak. Di antaranya mantan gubernur Sulsel, SYL.

Merujuk nama yang disebutkan Kikiek, rupanya rekam jejak SYL ternyata memang sarat dengan prestasi dan penghargaan yang diraihnya. Pada tahun 2017 misalnya, SYL dinobatkan sebagai Kepala Daerah Terinovatif dalam kategori ekonomi dan investasi. Syahrul dinilai sukses mengantar Sulsel sebagai salah satu provinsi dengan angka pendapatan perkapita tinggi, yakni di diatas Rp 58,6juta.

Kikiek juga mencatat, di bawah kepemimpinan SYL, birokrasi di lingkungan Sulsel, dikenal ramah dengan kalangan pengusaha, tidak terkecuali mereka yang baru mengurus perizinan di sana.

Dia menambahkan, di bawah kepemimpinan SYL, pertumbuhan ekomoni Sulsel malaju kencang di level 7,46%, tertinggi nasional. Pendapatan masyarakat perkapita, apabila dibandingkan dengan 10 tahun lalu, yang ada di kisaran Rp 9 Juta, tahun 2017 Sulawesi Selatan sudah dapat menggenjot peningkatan pendapatan menjadi 58 Juta per orang.

Dalam sebuah kesempatan Syahrul pernah menegaskan, apa yang dicapai Sulsel tersebut, karena adanya kepercayaan dan jaminan di Sulsel yang baik. Hal itu juga didukung dengan faktor fasilitas perizinan usaha yang terbaik secara Nasional.

Prestasi lain yang dicapai Sulsel di masa Syarul adalah, provinsi ini sukses menjadi wilayah dengan koneksitas Nasional terbesar, baik udara maupun laut. Bandara di Sulsel adalah yang terbaik di Indonesia setelah Cengkareng dimana melayani lebih dari 274 penerbangan setiap harinya. Pelabuhan lautnya, juga bagus fasilitas dan layananannya. (***)