Tekan Laju Inflasi, Disdak dan Bulog Palopo Salurkan Beras SPHP

84
ADVERTISEMENT

PALOPO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan bersama Badan Urusan Logistik (BULOG) Subdivre menyalurkan beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di dua pasar, Senin, 28 Agustus 2023.

Kepala Bulog Sub Divre Palopo, Moh Junaedy mengatakan, BULOG bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan melakukan “grebek pasar” Siap Jaga Harga Pasar (sigap) dengan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

ADVERTISEMENT

“Harapan kami, kegiatan ini bisa membantu intervensi untuk pergerakan harga beras agar tidak terlalu tinggi. Adanya beras medium kami yang diterima masyarakat dengan HET 9.450 per kg atau 47.500 per zak 5kg, sesuai target Cadangan Beras Pemerintah (CBP),” ungkap Junaedy.

“Kami akan terus melakukan kegiatan SPHP ini untuk membanjiri pasar. Kebetulan pasar yang tercatat di kami itu sekitar 14 sampai 20 pasar, baik itu pasar tradisional, ritel modern maupun sahabat Rumah Pangan Kami (RPK),” tambhanya.

ADVERTISEMENT

“Itu akan kita “siram” terus dengan beras SPHP. Hari ini total kami salurkan 10 ton dan berikutnya akan berjalan terus. Dan soal harga, kami tetap sesuai HET, di 9.450,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Nurlaely Kaso, mengungkapkan penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilakukan itu sebagai tindak lanjut dari sidak yang dilakukan walikota Palopo sebelumya.

ADVERTISEMENT

“Ini dalam rangka bagaimana kita menekan harga beras di kota Palopo. Jadi kami berharap dari kegiatan ini, inflasi yang diakibatkan harga beras bisa kita tekan dan bisa stabil. Kegiatan ini juga untuk memastikan stok beras di tingkat pedagang. Kami berharap juga stoknya tersedia,” ungkapnya.

“Hari ini kita salurkan di dua pasar, ada pasar Pusat Niaga Palopo (PNP) dan Pasar Andi Tadda, dan disalurkan ke rumah-rumah pangan Bulog yang ada di dua pasar tersebut,” lanjutnya.

“Jadi hari ini dilakukan penyaluran beras SPHP di dua titik, yakni Pusat Niaga Palopo sebanyak 18 toko dan di Pasar Andi Tadda sebanyak 8 toko,” jelas Nurlaely Kaso. (Hwn)

ADVERTISEMENT