Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital, Peringatan Hardiknas SMP Negeri 6 Palopo Disambut Antusias Siswa

73
ADVERTISEMENT

PALOPO – Dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional (hardiknas) pada 2 mei 2023, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Palopo melaksanakan upacara bendera mengenakan pakaian adat.

Hal ini berdasarkan surat menteri pendidikan kebudayaan riset dan teknologi nomor. 12811/MPK.A/TU.02.03/2023 tanggal 18 april 2023 perihal pedoman peringatan hari pendidikan nasional tahun 2023 satuan pendidikan tenaga pengajar maupun peserta didik diwajibkan memakai pakaian adat untuk mengikuti rangkaian hardiknas.

ADVERTISEMENT

Adapun Tema yang diusung adalah bergerak bersama semarakkan merdeka belajar. Tema ini merupakan tema nasional untuk peringatan hari pendidikan nasional tahun 2023.

Kepala SMP Negeri 6 Palopo, Sahabuddin mengatakan, kegiatan ini mendapat respon positif dari siswa, hal ini dibuktikan dengan penggunaan baju adat yang hampir seluruh siswa mengenakan saat upacara bendera berlangsung.

“Respon peserta didik itu bagus sekali, karena mereka memang punya semangat dan bersemangat sekali untuk tampil memakai pakaian adat pada hardiknas, walaupun masih ada beberapa siswa yang kebetulan tidak punya kesempatan untuk mempersiapkan, tetapi sebagian besar pakai baju adat, dan itu adalah suatu atensi yang sangat luar biasa yang ditunjukkan oleh siswa termasuk bapak ibu guru serta pegawai yang pada hari itu mengenakan pakaian adat,” katanya.

“Tentu pesan yang ingin disampaikan kepada peserta didik agar menghargai keberagaman, mengetahui bahwa di negara kita ini ada banyak kekayaan budaya termasuk budaya pakaian yang beraneka model, ragam, dan warna. Disitu mereka bisa lihat bahwa kita ini tidak hidup sendiri, kita hidup hari kerja sama demi untuk kemajuan negara,” ujarnya.

“Yah tentu harapan kita, bagaimana pendidikan di negara kita umumnya, dan khususya di SMP Negeri 6 ini, itu bisa memaknai dengan memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan karena sistem pendidikan saat ini kalau kita tidak memburu tidak mampu bereraborasi masuk ke dalam sistem maka kita akan ketinggalan, terutama di digital sistem,” jelasnya. (Nun/Nad)

ADVERTISEMENT