VIDEO: Haji Andry Amrin Bilang Pesta Ultahnya di Maika Beach Palopo Tidak Melanggar Prokes dan Tak Dibubarkan Polisi

1937
Haji Andry Amrin . Foto: Dok Pribadi/FB Andry Amrin)
ADVERTISEMENT

PALOPO–Viral video dugem saat acara Ultah di Maika Beach mendapat banyak tanggapan beragam, mulai dari Ketua DPRD Palopo Hj Nurhaenih, Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas, hingga Jubir Satgas Covid-19 Ishaq Iskandar, bahkan warganet pun ikut cuap-cuap menanggapi dugaan pelanggaran protokol kesehatan saat acara yang ramai dihadiri para “Seleb” kota Palopo itu.

Lantas bagaimana sang empunya acara menanggapi tudingan miring ke arahnya?

ADVERTISEMENT

Dihubungi lewat pesan messenger di akun sosial medianya, Haji Andry Amrin, yang Selasa malam kemarin (6/4) mengadakan pesta ulangtahunnya ke 33, mengaku jika acaranya di kafe dan resto milik Ketua DPRD Palopo itu, sudah sesuai dengan Protokol Kesehatan.

“Kami di pintu gerbang masuk ke Maika Beach semua tamu telah disterilkan, kami siapkan hand sanitizer dan masker,” terangnya.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: VIRAL! Selebriti Palopo Berkerumun Saat Hadiri Acara Pesta Ultah dan Diduga Melanggar Prokes; Tempatnya di Sebuah Resto Milik Pesohor Kota Palopo?

Konsep undangan acara pesta ulangtahun Haji Andri Amrin. (Foto: Dok Pribadi /FB)

“Dan MC selalu mementaskan (berkata di micropone, red) kepada tamu untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” tulis Andry di pesan chat Instagram.

Pengusaha, Makeup Artist (MUA) yang punya bisnis salon dan busana pengantin serta dekorasi itu juga mengatakan, bahwa acaranya tidak dibubarkan polisi seperti kabar yang santer beredar.

“Acara kami tidak dibubarkan polisi, memang malam itu ada polisi dari Polsek (Warsel) yang datang, tetapi mereka datang untuk menjaga acara kami. Tidak ada yang dibubarkan. Polisi hanya meminta kami agar membatasi waktu, jangan sampai larut malam. Jam 22.30 Wita harus bubar, dan itu kami lakukan. Jadi sekali lagi, tak ada acara yang dibubarkan polisi,” katanya.

Akhirnya, acara yang dimulai pukul 20.30 Wita itu jam 22.30 sudah selesai dengan beberapa sajian musik, DJ dan lagu-lagu serta games dari pihak Haji Andry Amrin, seleb tajir asal Luwu Timur.

“Kami sudah ketemu pihak Polres pagi tadi di Maika Cafe jam 9.30 Wita pagi,jadi sudah clear,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, saat acara tamu undangan yang hadir jumlahnya hanya 100 orang.

“Di buku tamu jumlahnya cuma 100, itupun sudah kami batasi, yang datang kebanyakan kolega dan teman-teman Salon,” pungkas dia.

Sebelumnya, warganet memviralkan video dugem para Seleb Palopo, saat acara ulang tahun Selasa (6/4) kemarin.

Dalam tayangan video, para “Selebriti” itu hadir dengan busana bertemakan gaun ala hewan macan/harimau atau Leopard.

Di video itu juga, nampak jelas mereka melakukan kerumunan saat acara tengah berlangsung.

Berikut video yang dikirim Haji Andry Amrin kepada Koran Seruya, untuk mengklarifikasi tuduhan pelanggaran Prokes, yang dilakukan di tempat hiburan dan kafe milik Pesohor kota Palopo itu.

(*)

ADVERTISEMENT