Walikota Palopo Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda se Indonesia

12
ADVERTISEMENT

BOGOR — Walikota Palopo HM Judas Amir menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Forkopimda se Indonesia, bertema “Rakornas Sinergi untuk Indonesia Maju” yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Rakornas ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, beserta seluruh anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga negara lainnya.

Dipantau koranseruYA, selain Judas Amir, turut mendampingi walikota, Forkopimda Palopo diantaranya Dandim 1403 Sawerigading, Kapolres, Kajari dan Ketua DPRD Palopo, yang juga terlihat hadir di Rakornas kali ini.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyebutkan dunia tengah menghadapi tantangan perlambatan ekonomi sehingga dibutuhkan keselarasan antar pemerintah pusat dan daerah agar pengelolaan negara dapat tercapai dengan baik.

ADVERTISEMENT

Mendagri Tito Karnavian, mengatakan forum ini merupakan bentuk penyampaian langsung dari visi dan misi presiden kepada daerah.

” Pemahaman di tingkat daerah, adalah kunci berjalannya program yang direncanakan oleh pemerintah pusat”, ujar Tito.

ADVERTISEMENT

Tito menambahkan, ada sekitar 2.693 yang hadir, mulai kepala daerah, DPRD, Kejaksaan, Polri dan juga TNI untuk mendengarkan langsung visi misi yang disampaikan Bapak Presiden untuk lima tahun ke depan.

Dia mengatakan, kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk menyinergikan dan menyelaraskan visi misi serta rencana pembangunan lima tahun ke depan dari Presiden dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Sehingga, ada kesesuaian program sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ketuk palu.

Menurutnya, ada lima program prioritas yang digaungkan oleh Jokowi- Ma’ruf Amin. Pertama mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM) menyangkut kesehatan dan pendidikan, kedua mengenai pembangunan infrastruktur, ketiga penyegaran regulasi, keempat reformasi birokrasi dan kelima transformasi ekonomi.

“Nanti penjabaran banyak sekali oleh Menteri, Menko, nanti diharapkan bisa dimasukkan dalam program daerah membangun membuat dasar kebutuhan khas masing-masing,” kata Tito sebelum membuka acara. (Iys/Ist)

ADVERTISEMENT