10 Fakta Penemuan Mayat Perempuan Bersimbah Darah di Perumahan Graha Jannah Palopo, No.4 dan 8 Sangat Mencurigakan

463
Polisi mengevakuasi mayat korban ke rumah sakit
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Penemuan mayat Daeng Losi alias DL, 60 tahun, bersimbah darah dalam rumahnya di Blok C Perumahan Graha Jannah, Kelurahan Songka, Kecamatan
Wara Selatan, Kota Palopo, menggemparkan warga setempat. Hampir dipastikan, wanita paruh bayu asal Takalar itu, menemui ajalnya secara tragis karena dibunuh.

Hanya saja, hingga Kamis (12/8/2021) ini, polisi belum mengungkap pelaku dibalik pembunuhan Daeng Losi. Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan,
yang terjadi Rabu (11/8/2021) siang itu.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan polisi, termasuk informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, berikut 10 fakta dari kasus tewasnya Daeng Losi.

1. Firasat Kematian

Daeng Losi yang tinggal bersama suaminya, Daeng Gassing, berasal dari Takalar. Namun, suami istri ini sudah puluhan tahun tinggal di Perumahan Graha Jannah
Songka Palopo. Sehari-harinya, Daeng Losi akrab bergaul dengan para tetangganya, termasuk dikenal sebagai tetangga peramah.

Salah seorang tetangga korban, Mama Salsa mengatakan, seminggu sebelum kematiannya, Daeng Losi sempat bercerita jika dirinya berniat pulang ke kampung
halamannya di Takalar untuk menetap di sana bersama suaminya. Dia berencana menjual rumah yang sudah lama ditempatinya bersama sang suami.

Namun niat balik ke kampung belum terwujud, Daeng Losi telah berpulang dengan cara sadis. “Dia (Daeng Losi) benar-benar pulang kampung, tetapi dia pulang
dalam keadaan meninggal dunia,” ujar tetangga korban, bersedih.

2. Sebelum Ditemukan Meninggal Masih Sempat Cari Makanan Bebek

Rabu (11/8/2021) pagi, atau beberapa jam sebelum ditemukan tewas bersimbah darah, beberapa tetangga korban masih melihat korban keluar dari rumahnya. Mama Salsa, tetanga korban mengaku sempat menegur korban. Kata dia, Daeng Losi Rabu pagi itu hendak mencari makanan bebek peliharaannya.

“Pagi hari sebelum ditemukan meninggal, Almarhumah masih terlihat keluar rumah cari makanan bebek,” katanya.

3. Suami Pulang ke Takalar Melayat Adik Meninggal

Saat maut menjemputnya, suami Daeng Losi tidak berada di rumah. Kabarnya, suami korban, Daeng Gassing pulang ke Takalar menghadiri pemakaman adiknya yang
meninggal dunia, tiga hari lalu.

4. Perhiasan Emas Milik Korban Hilang

Sehari-harinya, menurut beberapa tetangga korban, Daeng Losi selalu mengenakan perhiasan emas berupa kalung. Namun, saat korban ditemukan meninggal dunia
bersimbah darah, kalung korban hilang. Kuat dugaan, kalung korban digasak pelaku yang menganiaya wanita paruh baya itu hingga tewas.

“Kalung emas korban sekitar 20 gram, yang selalu dipakai korban hilang,” kata Ketua RW 03 Kelurahan Songka, Rahman, yang ikut menyaksikan proses evakuasi
mayat korban ke rumah sakit.

5. Motor Hilang Sebulan Lalu

Korban memiliki sepeda motor. Satu bulan lalu, korban bercerita kepada tetangganya jika sepeda motornya hilang dicuri maling. “Iya, Daeng Losi mengaku
motornya dicuri orang, sekitar 1 bulan lalu,” kata salah seorang tetangga korban.

6. Dua Pria Menanyakan Rumah Korban

Sebelum ditemukan jadi mayat dalam kondisi berlumuran darah, salah seorang tetangga korban, berinisial Oc mengaku jika ada dua orang pria menanyakan rumah
Daeng Losi. Dua pria itu, kata Oc, pada Selasa malam, 10 Agustus 2021, sekitar pukul 23:00 Wita, menanyakan rumah Daeng Losi kepadanya.

Saksi Oc mengaku menunjukkan rumah Daeng Losi kepada dua pria itu. Hanya saja, karena kondisi malam, Oc mengaku tidak mengingat betul wajah dua pria itu.

7. Dua Pria Terlihat di Rumah Korban Saat Kejadian

Oc yang tidak lain anak tetangga korban, sebelum Daeng Losi ditemukan jadi mayat, mengaku melihat dua pria berada di rumah korban. Saat neneknya mendengar
suara teriakan Daeng Losi meminta tolong, nenek Oc memintanya untuk melihat Daeng Losi di rumahnya meminta karena meminta tolong.

Oc kemudian bergegas hendak ke rumah Daeng Losi, namun saat keluar dari rumahnya, Oc melihat ada tangan menutup pintu depan rumah korban.

“Saya juga melihat ada seorang pria didalam rumah korban memakai jaket hitam. Karena saya takut, saya lari masuk rumah. Beberapa saat kemudian saya memanggil
tetangga lainnya, nah saat itulah baru diketahui kalau Daeng Losi meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah,” ujar Oc kepada polisi dari Polres Palopo
yang menginterogasinya di lokasi kejadian.

8. Sarung Tangan Diduga Milik Pelaku

Selain darah berceceran di dalam rumah korban, saat polisi olah TKP, ditemukan satu kaos tangan. Diduga kuat kaos tangan tersebut milik pelaku. “Kaos tangan
itu, yang ditemukan di lokasi kejadian, salah satu barang bukti yang disita di lokasi kejadian,” kata KBO Reskrim, Iptu Langkaryanto yang memimpin anggota
Satreskrim Polres Palopo melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan kasus pembunuhan Daeng Losi.

9. Beberapa Unit Motor di Rumah Korban

Ada yang menarik di rumah korban. Saat polisi melakukan olah TKP, terlihat ada beberapa unit sepeda motor di rumah korban. Menurut beberapa tetangga korban, beberapa sepeda motor tersebut adalah barang ‘jaminan’ orang yang meminjam uang dari korban.

Menurut beberapa tetangga korban, Daeng Losi sering meminjamkan uang kepada kenalannya dengan bunga. “Motor-motor itu, jaminan pinjam uang. Almarhumah kerjanya sering meminjam uang kepada orang,” kata salah seorang tetangga korban.

10. Pelaku Masih Misterius

Aparat Satreskrim Polres Kota Palopo, Sulawesi Selatan, tidak mau berspekulasi mengenai penyebab kematian Daeng Losi, 60 tahun, perempuan asal Takalar yang ditemukan meninggal dunia bersimbah darah dalam rumahnya di Kompleks Perumahan Graha Jannah Songka, Kota Palopo, Rabu (11/8/2021) siang lalu.

Hingga saat ini, Kamis (12/8/2021), polisi masih mendalami penyebab kematian korban. “Kita masih dalami kasus ini. Kita tidak bisa berspekulasi mengenai penyebab kematian korban,” kata Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Palopo, Iptu Langkarianto.

Dikatakan, beberapa saksi telah dimintai keterangannya terkait penemuan mayat perempuan yang diduga kuat menemui ajalnya karena mengalami tindak kekerasan. “Ada saksi mendengar korban minta tolong sebelum ditemukan meninggal dunia. Kita masih selidiki,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, warga Perumahan Graha Jannah, Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan di salah satu rumah di perumahan itu, Rabu (11/8/2021) siang ini, sekitar pukul 14:00 Wita.

Diketahui korban bernama Daeng Losi alias DL, usia sekitar 60-an tahun, warga sekitar. Mayat tersebut bersimbah darah saat ditemukan didalam rumah tersebut. (liq)

ADVERTISEMENT