Biasa Dipanggil Tembak, Pelaku Begal Terhadap Alumni IAIN Palopo Ditembak karena Melawan Polisi Saat Ditangkap di Luwu Utara

1652
Sal alias Rick alias Tembak
Sal alias Rick alias Tembak diamankan polisi dalam kasus begal dua alumni IAIN Palopo

PALOPO–Pelarian pelaku begal terhadap dua alumni IAIN Palopo, Timmalasari dan Nurul Tipta, akhirnya berakhir. Pelaku kedua yang diduga sebagai pelaku utamanya, diamankan tim Resmob Polsek Wara, Sabtu (28/12/2019) malam lalu. Pelaku bernama Sal alias Rick alias Tembak sempat melawan saat hendak ditangkap sehingga betis kirinya dilumpuhkan dengan timah panas.

Sal adalah rekan Hendra, pelaku begal terhadap dua alumni IAIN Palopo yang lebih dulu ditangkap tim Resmob Polres Palopo. Dari mulut Hendra, nama Sal diketahui sebagai pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus ini.

Tim Resmob Polsek Wara dipimpin IPDA Andi Akbar kemudian melakukan pengejaran terhadap DPO ini hingga tertangkap Sabtu (28/12/2019) malam. Selama 12 hari, Sal buron, namun dia diringkus dalam pelariannya di Desa Sassa, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.

Pelaku asal Mappideceng, Luwu Utara ini, berupaya melawan saat dikepung polisi, saat tidur bersama seorang rekannya. Namun upaya perlawanan Sal berakhir lantaran diberi hadiah timah panas alias ditembak pada betis kirinya.

Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas mengakui jika pelaku telah diamankan. Hanya saja, kata Kapolres, pihaknya akan menggelar jumpa pers terkait penangkapan pelaku ini. “Besok (Senin) baru diadakan rilisnya,” katanya.

Untuk diketahui, dua alumni IAIN Palopo bernama Timmalasari dan Nurul Tipta dibegal Hendra bersama Sal di Jalan Manennungeng, tak jauh dari SD di jalan itu, Minggu 15 Desember 2019 lalu.

Kedua gadis ini dibegal saat hendak ke Pusat Niaga Palopo, sekitar pukul 14:00 WITA.

Akibat dibegal, korban yang berusaha mempertahankan ponselnya terjatuh dari sepeda motornya dan sempat terseret di aspal. Kedua gadis ini luka-luka dan sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit. (Iys)