Bina Marga PUPR Palopo Bergerak Cepat Turun Lapangan, Rekanan Perbaiki Talud Jembatan di TPU Purangi

675
Foto jembatan menuju TPU Purangi yang sudah selesai dikerjakan pihak rekanan CV Partner Sejati Teknik, Sabtu 6 Juni 2020 lalu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Sorotan publik atas foto retaknya proyek pembangunan jembatan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Purangi yang sempat viral melalui media sosial membuat jajaran Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang (PUPR) kota Palopo terutama bidang Bina Marga sebagai leading sektor merasa perlu memberi klarifikasi.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Palopo Ibnu Rus, ST kepada Koran Seruya mengaku jika proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan sehingga pihaknya kembali memerintahkan kontraktor pelaksana untuk memperbaiki kerusakan di bagian talud penahan jembatan di kawasan Purangi itu.

ADVERTISEMENT
“Pekerjaan memang sudah selesai, sudah PHO (serah terima, red) pada 28 Desember 2019 lalu tapi masa pemeliharaan masih ada, sampai tanggal 26 Desember 2021 mendatang,”  jelas Ibnu, Minggu 7 Juni 2020 saat dihubungi.
Ia melanjutkan, kontraktor pelaksana (rekanan) yakni CV Partner Sejati Teknik sudah melakukan perbaikan sejak Rabu 3 Juni lalu, terkait retaknya talud penahan jembatan tersebut, yang secara teknis, kata dia, masih bisa dipertanggungjawabkan yang diduga sebab faktor alam.
“Kami menduga retak karena faktor kondisi alam. Faktor non teknis, adanya pengaliran air aktif dari stabilitas lereng pada dimensi sungai. Mungkin disebabkan oleh cuaca dengan curah hujan cukup tinggi, sehingga ada gerakan air pada sayap jembatan,” lanjut Ibnu yang mencoba menganalisa penyebab keretakan.
Untuk diketahui, pekerjaan jembatan ini menelan biaya hanya Rp247.669.000,- dari kocek APBD 2019, dengan panjang bentangan 10 meter, dan lebar 4,7 meter serta ketinggian dari dasar 6 meter.
Ibnu mencoba memastikan perbaikan pekerjaan talud jembatan yang juga disorot Komisi II DPRD Palopo itu bisa selesai secepatnya. “Kita inginnya sepekan ini selesai, tergantung cuaca,” pungkasnya. (iys)

ADVERTISEMENT