Dihadiri Ratusan Raja, FKN di Tana Luwu Bakal Dibuka Presiden RI

3034

PALOPO — Festival Keraton Nusantara (FKN) ke-13 yang dilaksanakan di Tana Luwu akan digelar pada 7-13 September 2019 mendatang.

Event tahunan yang dipusatkan di kota Palopo itu akan diisi oleh berbagai kegiatan dan akan dihadiri oleh ratusan raja se-nusantara hingga mancanegara.

Wakil ketua panitia FKN, Suaedi mengatakan, dengan dijadikannya Tana Luwu sebagai tuan rumah, harus dimaksimalkan dan melibatkan semua pihak.

“Kali ini kita tuan rumah. Bisa jadi kita tuan rumah berikutnya di 40 tahun akan datang. Jadi, ini harus kita maksimalkan dan harap partisipasi semua elemen,” kata Suaedi saat menggelar pertemuan dengan pelaku usaha dan industri yang ada di Palopo, Jumat (2/8/2019) sore di Istana Kedatuan Luwu.

BACA JUGA :Pesta Rakyat Hingga Maccera Tasi Meriahkan Festival Keraton Nusantara di Tana Luwu

Suaedi juga menggambarkan bahwa, hingga saat ini sekitar 200 kerajaan akan datang. Belum lagi mereka juga akan membawa pasukan.

“Raja dari beberapa negara juga akan datang. Seperti Pakistan, Singapura, India, Australia, Brunei hingga Malaysia,” sebut mantan Rektor UNCP dua periode itu.

Meski baru akan dibuka secara resmi pada tanggal 9 September 2019, namun rangkaian acara akan dimulai tanggal 5 September.

“Insya Allah, FKN akan dibuka oleh Presiden RI (Jokowi). Kita sudah bersurat ke sekretariat negara,” tandasnya.

Sementara itu, ketua panitia FKN, Muslimin Akib dalam kesempatan yang sama mengharapkan partisipasi dan sumbangsih dari semua masyarakat Tana Luwu. Baik berupa sumbangan pikiran, maupun dalam bentuk barang dan dana.

“Dana yang dibutuhkan FKN ini sebenarnya Rp8,9 miliar. Tapi yang ada hanya Rp5M dari empat pemerintah daerah di Tana Luwu, termasuk dari provinsi. Makanya beberapa item kita pangkas,” sebutnya.

Muslim kembali mengajak masyarakat untuk menyukseskan kegiatan ini.

“Mari kita bersama-sama menunjukkan bahwa inilah Tana Luwu. Yang dikenal dengan keramahan dan kebaikannya. Kita harus tunjukkan kepada tamu kita, terutama kepada raja-raja yang akan datang,” harapnya.

Sementara itu, Maddika Bua Andi Syaifuddin Kaddiraja yang juga hadir mengatakan, berdasarkan kegiatan FKN 12 kali sebelumnya yang diikuti Kedatuan Luwu, hanya dihadiri raja dan sultan paling banyak 60 kerajaan.

“Kali ini kita sebagai tuan rumah. Dalam daftar hanya ada 48 keraton. Tetapi yang mendaftar sekarang untuk hadir mencapai 200 kerajaan yang siap masuk ke Tana Luwu,” beber Maddika Bua.

Banyaknya tamu yang akan datang diakui Maddika Bua tidak akan mampu menampung hotel dan penginapan yang ada di kota Palopo.

Makanya panitia akan mengarahkan beberapa tamunya ke Luwu dan Luwu Utara. (asm)