Disnaker Palopo Butuh Ratusan Pencaker untuk Dilatih

1050

PALOPO — Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dalam waktu dekat ini akan melatih sejumlah pencari kerja (pencaker) untuk berbagai bidang.

Pelatihan ini dimaksudkan guna memberikan kesempatan kepada pencaker agar bisa lebih produktif yang diharap hingga mampu menyerap tenaga kerja atau mempekerjakan orang lain. Hal itu dibenarkan Kepala Disnaker Kota Palopo, Kodrat Rippi saat dihubungi via ponselnya Minggu (17/3/2019) malam.

Kata dia, melalui pelatihan ini, para pencaker akan dibekali skill sesuai bidang yang mereka inginkan. Ada delapan bidang yang akan dibuka oleh Disnaker bagi para pencaker diantaranya pelatihan operator komputer, pelatihan teknisi komputer, pelatihan teknisi handphone, pelatihan menjahit, pelatihan bordir, pelatihan tata rias, pelatihan sablon, dan pelatihan mengemudi.

“Pelatihan ini sejalan dengan program walikota ‘Siapa Mau Kerja Apa’. Pemerintah membuka ruang, sisa pencaker yang memanfaatkannya dengan baik,” sebutnya.

Pelatihan ini dikhususkan kepada pencari kerja yang dianggap usia produktif antara 18 tahun hingga 40 tahun dan punya keinginan bekerja secara mandiri atau menjadi wirausaha.

Bagi pencaker yang berminat, bisa mendaftar langsung paling lambat Jumat, 22 Maret 2019 mendatang di Bidang Pembinaan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Disnaker.

“Peserta yang telah mengikuti pelatihan nantinya akan didorong untuk membuka usaha sesuai materi yang telah mereka terima,” katanya. ”Banyak orang mau berusaha, tapi tidak punya keterampilan dan keahlian serta permodalan, makanya kita bantu semuanya untuk bisa bekerja, selain juga mudah bekerja di perusahaan kalau sudah punya keahlian,” tandasnya.

Untuk jumlahnya kata Kodrat sebanyak 320 pencaker dari delapan bidang tadi, masing-masing bidang kuotanya 40 pencaker.

“Misalkan untuk pelatihan menjahit, kuotanya 40 orang yang dibagi kedalam dua tahap. Tahap pertama 20 orang untuk satu bidang,” jelasnya. Hingga saat ini, pendaftar kata dia sudah mencapai ratusan orang. “Pendaftar masih akan di seleksi sesuai kuota yang kita butuhkan,” bebernya.

Pelatihan seperti ini bukan baru pertama kali dilakukan Disnaker Palopo. Sebelumnya Disnaker juga telah melakukan pelatihan menjahit bagi ibu-ibu bekerjasama dengan LPP Khatulistiwa Palopo. Ada juga pelatihan mengemudi modil bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kerja (YP2K) Handayani Luwu Raya.

“Dengan adanya berbagai pelatihan kerja yang diberikan kepada warga, kita berharap lapangan kerja di Kota Idaman semakin terbuka lebar. Pemerintah selalu berupaya untuk mensejahterakan rakyatnya. Semoga saja dengan upaya pemerintah ini, banyak warga yang menjadi wirausahawan baru, sehingga lapangan kerja juga semakin terbuka lebar,” tutup Kodrat. (asm)