Disparekraf Palopo Gelar Pelatihan Manajemen Home Stay

197
Mewakili walikota, Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Taufik menyematkan tanda peserta.
ADVERTISEMENT

PALOPO — Pemerintah kota Palopo melalui dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) kembali menggelar pelatihan dalam mendukung kota Palopo sebagai tujuan wisata.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Jika sebelumnya dinas yang dipimpin Ilham Hamid itu menggelar pelatihan pemandu wisata budaya, kini pelatihan yang sama diberikan kepada pemilik home stay atau pondok wisata yang dilakukan di hotel BM Residence Palopo, Kamis (29/8/2019).

Pelatihan ini dibuka walikota diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Taufik. Dalam sambutannya, Taufik mengatakan potensi pariwisata di kota Palopo sangat besar.

“Jika itu dikembangkan, akan meningkatkan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi kita akan jauh lebih besar. Palopo adalah tempat tujuan wisata yang lengkap. Jika wisatawan datang di Palopo, banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Ada wisata alam, wisata budaya, religi, wisata kuliner dan lainya,” sebut Taufik.

ADVERTISEMENT

Terkait pelatihan yang digelar Disparekraf kota Palopo, Taufik menekankan bahwa yang diharapkan dari pelatihan adalah proses berubah. “Hari ini kita datang, pengetahuan kita terkait manajemen homestay/pondok wisata kurang. Setelah pelatihan, yang kita harapkan tentunya pengetahuan kita harapnya.

Lanjut plt Kadis Kesehatan ini, Disparekraf harus mampu mengukur dan punya alat ukur. Apakah betul peserta yang dilatih ini bisa mengaplikasikan proses berubah yang telah diikuti.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

“Yang kita ukur tingkat pengetahuan sebelum dilatih dan diukur juga setelah mengikuti pelatihan. Jangan sampai hanya datang, menghabiskan waktu, biaya kemudian kosong, sama yang masuk sama yang keluar. Sama masuk sama keluar berarti tidak ada perubahan,” jelas Taufik.

“Dari pelatihan itu juga, mesti ada tindak lanjut. Jangan setelah pelatihan, dilepas begitu saja, tidak ada tindak lajut dari pelatihan itu,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kota Palopo, Ilham Hamid menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan manajemen home stay/pondok wisata tersebut merupakan salah satu kegiatan yang digelar dinas pariwisata dan ekonomi kreatif kota Palopo dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia di bidang pariwisata yang ada di palopo dalam rangka menunjang palopo sebagai daerah tujuan wisata.

“Dengan pelatihan homestay ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan, khususnya tamu-tamu kita dari luar Palopo ketika berkunjung dan menikmati destinasi wisata di kota palopo,” ungkapnya. Pelatihan tersebut diikuti 50 peserta, dan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 29 sampai dengan 31 Agustus 2019. (asm)

ADVERTISEMENT