Dua Kader Terbaik Golkar Lutim Tutup Usia di Pengujung Tahun, Taufan Pawe Sebut Desember Bulan Penuh Cobaan

1198
ADVERTISEMENT

MAKASSAR–Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe merasakan duka sangat mendalam atas berpulangnya dua kader terbaik parpol berlambang pohon beringin itu di Bumi Batara Guru, julukan lain bagi kabupaten yang berada paling ujung di Sulawesi Selatan itu.

Betapa tidak. Pada Sabtu dini hari tanggal 12 Desember lalu, Ketua DPRD Luwu Timur yang juga kader Golkar meninggal dunia. H Amran Syam, wafat Sabtu dini hari karena sakit di Puskesmas Malili.

ADVERTISEMENT

Dua belas hari kemudian, pasca meninggalnya Ketua DPRD Lutim, giliran Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler yang dipanggil Yang Maha Kuasa setelah melalui perjuangan berat, melalui masa-masa kritis sejak dirawat 11 Desember lalu di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Husler menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP Wahidin Sudirohusodo sekira pukul 08.00, Kamis pagi tadi (24/12).

ADVERTISEMENT

“Innalillahi wa innailaihi roji’un. Turut berduka cita atas berpulangnya sahabat kita, Bupati Luwu Timur Bapak Thorig Husler,” kata Taufan Pawe dalam rilisnya Kamis siang.

Di mata Ketua DPD I Golkar Sulsel itu, HM Thorig Husler adalah pemimpin yang berhasil memajukan Luwu Timur, yang senantiasa dekat dan mendengar masyarakat, mengabdikan diri kepada rakyat hingga akhir hayatnya.

Walikota Parepare dua periode itu juga mengungkapkan, jika kepergian Husler, tidak hanya meninggalkan duka bagi masyarakat di Tana Luwu saja atau Sulsel, namun juga bagi kader Golkar. Bagaimana tidak, militansinya dalam membesarkan Golkar sudah tidak diragukan lagi.

“Kader yang berhasil membesarkan nama Golkar di Bumi Batara Guru. Walaupun raga habis dimakan tanah, namun semangat dan teladanmu takkan pernah hilang. Selama jalan, sahabatku Thorig Husler,” ujar Taufan Pawe.

Taufan menyebut, bulan Desember adalah bulan penuh cobaan bagi kader-kader Golkar di Sulawesi Selatan utamanya di Luwu Timur. Ia berharap DPD Golkar se Sulsel memanjatkan doa, agar tahun 2020 yang tersisa beberapa hari lagi ini, bisa dilalui dengan baik dan menyongsong tahun baru, tahun 2021, dengan semangat dan harapan baru serta terus berikhtiar demi kejayaan partai Golkar di masa mendatang.

“Jadikan ini momen mempererat tali silaturahmi kita, dibalik duka cita dan cobaan yang luar biasa, kita tentu harus terus berjuang. Tantangan dan cobaan di pengujung tahun sebelum kita melangkah ke tahun 2021, tahun yang baru, selalu ada hikmah yang Tuhan sudah diberikan kepada kita. Semangat dan harapan baru harus selalu ada, dibarengi ikhtiar dan doa, insya Allah kita bisa lalui ini semua,” pungkas Taufan. (iys)

ADVERTISEMENT