40 Warganya Positif Covid-19, DPC Gerindra Lutra Bergerak Sumbang Ribuan APD dan Masker, Diserahkan Langsung Putra Sulung Arsyad Kasmar

151
ADVERTISEMENT

LUWU UTARA–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Luwu Utara menyalurkan bantuan kepada tim medis dalam menangani kasus Covid-19, dimana angka kasus positif per hari Kamis 21 Mei 2020 jumlahnya membengkak menjadi sebanyak 40 kasus terkonfirmasi di Kabupaten Luwu Utara.

Bantuan itu berupa 2.000 Alat Pelindung Diri (APD) berupa pakaian Hazmat dan 20.000 masker untuk para ‎tenaga medis dan relawan di Posko Covid di seluruh kecamatan di Kabupaten Lutra yang kini sudah mengonfirmasi 40 warganya positif terpapar Covid-19.

ADVERTISEMENT

Bantuan APD disalurkan langsung oleh anak sulung Arsyad Kasmar, Ade Arman Saputra, bersama Tim Garuda Millenial, melalui Puskesmas se-Lutra, Selasa (19/5/2020).

APD (baju hasmat) dan masker diberikan untuk membantu tenaga medis dan tenaga relawan di setiap posko corona di lapangan selama bertugas menangani wabah Covid-19 di kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang.

ADVERTISEMENT

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lutra Arsyad Kasmar melalui anak sulungnya, Ade Arman Saputra menjelaskan bahwa, selama ini APD (hazmat) dan masker menjadi alat kesehatan yang cukup sulit didapatkan. Sehingga dengan bantuan tersebut diharapkan bisa memudahkan tenaga medis dan tenaga relawan Covid-19 di lapangan.

“APD hasmat) yang kami berikan ada 2.000 (dua ribu), dan masker 20.000 (dua puluh ribu) warna merah dan hitam yang bisa dipakai berulang,” kata Ade Arman Saputra, putra Arsyad Kasmar.

ADVERTISEMENT

Pemberian bantuan ini di seluruh Puskesmas dan Posko Utama di batas Kabupaten Lutra-Lutim di Desa Bungadidi Kecamatan Tana Lili, dan di batas Kabupaten Luwu-Lutra di Saluampak Desa Marimari Kecamatan Sabbang Selatan.

Selain itu, APD saat ini tidak hanya diperlukan di tempat medis saja. Melainkan juga diperlukan di sejumlah lokasi di tempat karantina dan di setiap posko-posko Covid-19 di setiap desa. Saat ini tempat karantina dan posko di desa-desa, juga butuh APD dan masker. (rls/iys)

BAHAYA! Ada Penambahan 5 Kasus Positif dari Klaster Rumpun Keluarga di Luwu Utara, Totalnya Kini Sudah 40

Luwu Utara–Kasus positif covid-19 di Kabupaten Luwu Utara kembali bertambah.

Hari ini, Kamis 21 Mei 2020, ada penambahan sebanyak lima kasus positif covid-19. Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, Komang Krisna, mengungkapkan penambahan kasus positif covid-19 berasal dari klaster keluarga.

“Penambahan terus terjadi pada klaster rumpun keluarga. Kasus bertambah karena pernah kontak erat dengan salah satu keluarga yang sebelumnya dinyatakan positif covid-19,” sebut Komang. Berikut inisial kasus positif: RL (35) alamat Masamba, NH (70) alamat Masamba, FT (41) alamat Masamba, AR (15) alamat Masamba dan RN (73) alamat Masamba.

“Total kasus konfirmasi positif covid-19 sampai hari ini sebanyak 40 orang. Nah, dari sekian kasus positif di Luwu Utara, muncul klaster rumpun keluarga karena dari 8 kasus positif covid-19, semuanya ada hubungan keluarga atau famili yang sangat dekat,” terangnya. Sementara satu kasus positif lainnya adalah seorang penjual di pasar Masamba.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Luwu Utara untuk tetap tinggal di rumah, karena itu merupakan solusi terbaik untuk memutus mata rantai penularan covid-19,” ujar Komang. Kabid Pencegahan dan pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan ini berharap agar masyarakat betul-betul disiplin melakukan pembatasan sosial di mana pun itu.

“Dari hari ke hari, yang menjadi kekhawatiran kami adalah penularan ini terus terjadi. Kami harapkan ini menjadi perhatian kita bersama. Kita jadikan ini titik pangkal pencegahan covid-19. Tetap tinggal di rumah adalah jawaban terbaik,” harap Komang. Menurut dia, saat ini kasus penularan banyak terjadi dari orang tanpa gejala (OTG), yang merasa dirinya sehat.

“Di satu sisi orang ini tidak mengalami keluhan apa pun tapi di sisi lain banyak masyarakat belum melaksanakan ketentuan physical distancing. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik atau melakukan perjalanan ke tempat-tempat lain, termasuk ke keluarga yang ada di daerah lain karena virus ini tersebar karena pergerakan manusia,” tandasnya. (LH)

ADVERTISEMENT