INNALILLAHI…, Jenazah Eril Anak Ridwan Kamil Ditemukan

595
Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz, anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang terseret arus di Sungai Aare, Swiss pada Kamis 26 Mei 2022, telah ditemukan. Foto/IG
ADVERTISEMENT

JAKARTA–Setelah dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian selama beberapa hari, jenazah anak sulung Ridwan Kamil yang sempat hilang terbawa arus Sungai Aare, Swiss, Emmeril Kahn Mumtadz, akhirnya ditemukan. Jenazah Eril, begitu korban akrab disapa, ditemukan pada Rabu (8/6) pagi waktu setempat.

Kepastian itu diumumkan pihak kepolisian Swiss, seperti dilansir KORAN SERUYA dari CNNIndonesia.com, Kamis (9/6/2022) malam.

“Pada Rabu (8/6) pagi, satu jenazah berhasil dievakuasi di pintu air Engehalde, di Bern,” demikian pernyataan kepolisian Swiss.

“Penyelidikan forensik mengungkap bahwa jenazah itu merupakan warga Indonesia yang hilang di Sungai Aare, sejak Kamis, 26 Mei 2022. Pria 22 tahun itu berenang di sungai dan mengalami kondisi darurat. Akibatnya dia tenggelam,” lanjut pernyataan polisi.

ADVERTISEMENT

Dubes RI untuk Swiss, Muliaman Dharmansyah Hadad, ikut membenarkan. “Ditemukannya jasad yang diduga Ananda Eril, sesuai prosedur yang berlaku, tim forensik melakukan tes DNA untuk memastikan jenazah yang ditemukan adalah Ananda Eril,” kata Dubes RI untuk Swiss, Muliaman Dharmansyah Hadad, Adik Ridwan Kamil, dalam Press Briefing KBRI Bern, Kamis (9/6/2022).

Sebelumnya, keluarga Ridwan Kamil mempercayakan pencarian Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss. Keluarga gubernur Jawa Barat hanya memantau secara pasif.

“Kita juga menyampaikan terima kasih atas Kedutaan Swiss sehingga perjalanan Pak Ridwan Kamil bisa sampai di Swiss dengan baik. Kami akan mempercayakan pemantauan kepada pihak KBRI, kami hanya memantau secara pasif. Ini yang bisa saya sampaikan,” ujar perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman dalam jumpa pers secara daring, Senin (6/6/2022) lalu.

Ia menyebutkan, saat ini Ridwan Kamil sudah kembali bertugas sebagai kepala daerah di Jawa Barat. Pihaknya mengapresiasi pihak media massa yang dapat menghargai privasi keluarga terkait peristiwa hilangnya Eril.

“Media kami harapkan dapat mengelola perasaan dari pihak keluarga yang mengalami traumatik. Cukup disampaikan melalui jubir sehingga privasi saat pertanyaan disampaikan. Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak Kedubes yang sangat merespons situasi ini dengan baik,” tutur Elpi. (***)

ADVERTISEMENT