Jabat Sekda Palopo Defenitif, Firmanza Awali Karier Birokrat sebagai Pj Lurah di Lutim

915
Kepala Bappeda, Firmanza menjelaskan rencana pembebasan lahan arena roadrace pada pembahasan APBD tahun anggaran 2019 .

PALOPO–Firmanza dilantik menjabat Sekda Palopo, Senin (16/12/2019). Dia dilantik menggantikan Jamaluddin Nuhung yang akan memasuki pensiun tanggal 31 Desember 2019 mendatang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi (PPT) pratama Sekretaris daerah (Sekda) Kota Palopo ini, akan digelar di Aula Kantor Walikota, sekitar pukul 09:00 Wita. Firmanza dilantik sebagai Sekda Palopo defenitif.

“Pelantikan Sekda baru ini setelah hasil lelang jabatan beberapa bulan yang lalu, dan sudah melalui proses yang cukup panjang yang dilakukan tim seleksi. Ada tiga nama yang diajukan ke saya dan ketiganya layak jadi Sekda. Namun, dengan berbagai pertimbangan, pilihannya jatuh ke Firmanza,” kata Judas Amir di rumah jabatannya, Minggu (15/12/2019).

Judas Amir mengatakan, pelantikan Sekda Palopo ini juga dilakukan, karena Penjabat Sekda Palopo, Jamaluddin Nuhung memasuki usia pensiun.
“Kita berharap, Sekda baru lebih semangat lagi meningkatkan kinerja di Kota Palopo. Karena kita tau masih banyak program-program yang memerlukan tangan dingin Sekda sebagai pembantu kepala daerah, terutama soal menertibkan disiplin Kepegawaian,” kata Judas Amir.

Dikatakan Judas Amir, Sekda menempati posisi yang paling sentral dan merupakan jabatan tertinggi bagi seluruh PNS di pemerintahan. Selain itu, Sekda juga senantiasa dituntut agar mampu memberikan kemampuan terbaiknya, waktu tenaga dan pemikiran untuk kota Palopo.

“Hidupkan kembali selalu mesin birokrasi pemerintah. Ciptakan birokrasi pemerintahan yang lebih solid, lebih cepat dan berwawasan lingkungan serta berdaya saing untuk mewujudkan Palopo sebagai kota Smart City,” imbuh Judas Amir.

Disinggung siapa pengganti Firmanza sebagai Kepala Bappeda Palopo, Judas Amir enggan membocorkannya. Termasuk ketika dikonfirmasi apakah ada pelantikan pejabat lain selain Sekda Palopo, Judas Amir hanya mengatakan, bisa iya, bisa tidak ada. “Kita tunggu saja,” kata Judas Amir.

Firmanzah saat dikonfirmasi KORAN SeruYA, mengatakan siap mengemban amanah baru tersebut. Dia juga mengakui, jika dirinya mengetahui akan dilantik menjabat Sekda Palopo awal bulan Desember lalu, saat dipanggil menghadap Walikota Palopo, Judas Amir. “Insya Allah, siap,” kata Firmanza.

Firmanza tercatat sebagai pamong senior di tubuh Pemkot Palopo. Sebelum dilantik menjabat Sekda Palopo, Firmanza menjabat Kepala Bappeda Palopo sejak tahun 2015 hingga 15 Desember 2019.

Pria kelahiran Tolitoli, 13 Oktober ini, mengawali kariernya sebagai pejabat saat empat daerah di Luwu Raya ini masih menyatu dalam bingkai Kabupaten Luwu. Jabatan pertama yang dijabatnya, yakni Pj Lurah Ledu-ledu, Kecamatan Nuha tahun 1992. Setahun kemudian, dia menjabat Kaur Pemerintahan Kecamatan Towuti.

Selanjutnya, Firmanza menjabat Kasubag Keagrarian Setwilda TK II Luwu tahu 1998. Firmanza juga pernah menjabat sebagai Kasi Penagihan Dispenda Luwu tahun

1998. Termasuk menjabat Pj Kasubag Bina Perangkat Bawahan dan Pengembangan Wilayah Luwu Utara tahun 2003.

Saat Kabupaten Luwu Utara dimekarkan menjadi dua, yakni Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur, kiprah Firmanza di birokrasi mulai menanjak. Dia menjabat
Camat Towuti tahun 2003, selanjutnya menjabat Pj Kabag Kepegawaian Setda Lutim (2005), Kabid Mutasi dan Kesejahteraan Pegawai BKD Lutim (2006).

Jabatan eselon II pertama dijabatnya adalah Kepala Bappeda Lutim tahun 2007. Selanjutnya, Firmanza menjabat Kadis Tata Ruang dan Permukiman Lutim tahun 2011,

Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Lutim tahun 2012, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Lutim tahun 2013. Dan dari Lutim, Firmanza pindah ke Pemkot Palopo. tahun 2015, Firmanza dilantik menjabat Kepala Bappeda Palopo. (tari)