Mari Doakan Kesembuhan Ibu Ani, SBY: Istri Saya Idap Kanker Darah

750
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istri, Ani Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istri, Ani Yudhoyono

JAKARTA–Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bersama anak dan cucunya tengah bersedih. Istri tercinta, Ani Y angkat bicara soal kondisi sang istri, Ani Yudhoyono tengah terbaring menjalani perawatan medis intensif di di National Universtiy Hospital Singapura.

Rupanya, Ani Yudhoyono tengah berjuang sembuh dari sakit yang dideritanya, kanker darah. Dia dirawat di National University Hospital Singapura. Sejak 2 Februari 2019, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National Universtiy Hospital Singapura,” kata SBY lewat video dari Singapura, Rabu (13/2/2019), dilansir KORAN SERUYA dari Detik.com.

SBY setia mendampingi sang istri di Singapura.

“Saya dan Ibu Ani meminta maaf karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan yang direncanakan oleh berbagai pihak yang sebelumnya saya niatkan untuk saya penuhi. Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini,” ungkapnya.

 

“Meskipun saya amat mengetahui, Ibu Ani adalah sosok yang kuat, tabah, dan tegar dalam menghadapi tantangan kehidupan, termasuk ketika kami bersatu dalam suka dan duka selama 10 tahun saya mengemban tugas memimpin Indonesia dulu,” lanjut SBY.

SBY mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendoakan Ibu Ani. Doa-doa untuk Ibu Ani juga mengalir lewat media sosial.

“Saya juga menyampaikan terima kasih atas ucapan dan doa kesembuhan kepada Ibu Ani, yang disampaikan oleh para sahabat di Tanah Air yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Termasuk yang melalui media sosial,” kata SBY.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas budi baik dan ketulusan bapak, ibu, saudara sekalian,” pungkasnya. (*/cbd)