Palopo akan Miliki Sirkuit Bertaraf Internasional, RMB: Sudah Ada Lahan 4 Hektar Disiapkan

17397
ADVERTISEMENT

PALOPO–Wakil Walikota Palopo terpilih, Rahmat Masri Bandaso (RMB) memastikan bahwa Kota Palopo bakal memiliki sirkuit road race. Sirkuit ini memang sudah lama didambakan warga Luwu Raya khususnya pecinta otomotif di Palopo.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hal itu disampaikan RMB saat menghadiri launching produk terbaru New Honda CB150R Streetfire di pelataran City Market Palopo, Sabtu (23/9/18).

ADVERTISEMENT

Bahkan dalam kesempatan itu, RMB mengajak Honda untuk ikut bekerjasama nantinya. “Ke depan kami akan bangun sirkuit internasional di Palopo. Kami selaku pemerintah Palopo mengajak pihak Honda bekerjasama untuk menghadirkan motor-motor berkualitas termasuk suku cadangnya,” katanya.

Pembangunan sirkuit road race ini sebenarnya tinggal menunggu waktu. Pemkot Palopo pada tahun lalu sudah membebaskan lahan sekitar 4 hektar di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara.

ADVERTISEMENT

(BACA JUGA): INNALILLAH…Tes Arena di Sirkuit Bulukumba, Pembalap Motor Asal Palopo Ini Meninggal Tabrakan

Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo kini tengah mencari investor yang siap membangun sirkuit di Palopo. Untuk tahap awal, salah satu cara yang digunakan DPMPTSP Palopo memikat investor ialah membuat video rancangan sirkuit yang rencananya akan diberi nama Sirkuit Juara Ratona Motor Sport.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Dalam video berdurasi 4 menit 24 detik tersebut, menunjukkan sebuah tampilan sirkuit yang cukup megah dari atas udara, termasuk dari dekat. Harapannya, dengan desain itu, investor bersedia membangun sirkuit.

“Video tersebut dibuat untuk menarik investor pembangunan sirkuit. Kita butuh investor untuk pembangunannya,” kata Kepala DPMPTSP Palopo, Farid Kasim Judas beberapa waktu yang lalu.

Farid menjelaskan, jika ada investor yang berkenan membangun sirkuit, sistem kerjasamanya akan berlangsung selama 15-20 tahun.

“Pembangunan sirkuit Juara Ratona Motor Sport ini juga tidak lepas dari keinginan bapak HM Judas Amir yang ingin melihat dunia otomotif di Palopo makin bergairah,” jelas Farid.

“Beliau tidak ingin lagi melihat adanya balap liar yang risikonya sangat berbahaya,” tambah Farid.

(BACA JUGA): Manggung di City Market Palopo, Rija Abbas Bawa Single Baru, Lobow Nyanyi Delapan Lagu

Masih kata Farid, selain untuk road race dan drag race, sirkuit juga nantinya akan menyediakan drag bike untuk mobil. “Jadi sirkuit ini merupakan sirkuit multifungsi atau bisa dikatakan sirkuit 3 in 1. Estimasi pembiayaan Sirkuit JUARA Ratona Motor Sport ini mencapai Rp40 miliar,” jelas Farid.

Melihat upaya menghadirkan sirkuit di Palopo, FKJ sapaan akrab Farid mengaku bahwa hadirnya sirkuit di Palopo akan membawa kebaikan untuk Kota Palopo ke depannya.

“Saya sudah melihat videonya, ini bisa dibilang mahakarya. Niat pemkot ini wajib kita sambut dengan baik, melihat ini adalah rencana yang manfaatnya sangat baik untuk masyarakat dan Kota Palopo itu sendiri,” kata FKJ. “Dengan motto “Ayo ke Palopo, Kota Ramah Investasi”, saya yakin investor akan tertarik dengan produk ini,” tandasnya.

Sebelumnya, badan anggaran DPRD Palopo juga sudah menyetujui anggaran perencanaan sirkuit sebesar Rp100 juta yang diusulkan Dinas PUPR.

“Kita menyetujui usulan pembangunan sirkuit road race karena melihat anino masyarakat yang begitu tinggi terhadap balapan kuda besi itu. Sirkuit ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Kegiatan resmi sebelumnya yang digelar di jalanan sangat menghambat meskipun kegiatannya dilakukan di hari Sabtu-Minggu,” kata anggota banggar Abdul Rauf Rahim.

“Contohnya juga, kemarin ada event di seputar Saodenrae. Namun dihentikan karena tidak diperbolehkan aparat kepolisian. Kedua, balap liar yang kerap terjadi di Saodenrae sangat meresahkan warga,” tutupnya. (asm)

ADVERTISEMENT