Total Bantuan Rp 4,8 M, Kodim 1403 Palopo Salurkan BLT PKL, Warung dan Nelayan di Lutra

90
Kodim 1403 Palopo menyalurkan bantuan langsung tunai untuk pedagang kaki lima, warung kecil dan nelayan miskin (BLTPKLWN) secara simbolis, Jumat (8/4/2022) di Makodim 1403 Palopo. (Foto : Liq Mughni)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Kodim 1403 Palopo menyalurkan bantuan langsung tunai untuk pedagang kaki lima, warung kecil dan nelayan miskin (BLTPKLWN), Jumat (8/4/2022) di Makodim 1403 Palopo. Penyerahan bantuan itu dilakukan Dandim 1403 Palopo, Letkol (Inf) Afriadi Nidjo.

Afriadi Nidjo menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian koordinator bidang perekonomian. Bantuan itu diberikan kepada pedagang kaki lima, warung dan nelayan yang terdampak Covid-19.

“Kami kemudian diamanahkan untuk menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat. Targetnya 8.000 orang penerima yang terdiri dari pedagang kaki lima, warung, dan nelayan. Satu orang menerima Rp 600 ribu. Jika ditotal, ada Rp 4,8 miliar bantuan yang akan kami salurkan,” ungkap perwira dua melati itu.

Adapun wilayah yang dipilih untuk disalurkan bantuan tersebut ialah Kabupaten Luwu Utara. Proses pendataan kepada calon penerima sudah dilakukan Kodim 1403 Palopo beberapa bulan lalu.

ADVERTISEMENT

“Tapi saat disalurkan, kami juga mendata mereka yang menerima. Jika sebelumnya mereka sudah menerima bantuan lain, seperti BLT dan semacamnya, maka dia tidak lagi bisa menerima bantuan ini. Selain itu, warga yang sudah menerima juga didata melalui aplikasi dan terpantau di pusat,” tuturnya.

Dalam penyaluran bantuan itu, Kodim 1403 Palopo mengerahkan 40 babinsa sebagai penyalur. Itu dilakukan untuk mencegah masyarakat menempuh jarak yang jauh dalam menerima bantuan itu.

Proses penyaluran ini sendiri dimulai dari 8 April 2022 hingga 20 April 2022.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Ratnawati, warga Desa Cencana Putih, Kecamatan Mappadeceng, Luwu Utara, mengaku bersyukur mendapat bantuan dari Pemerintah. Dia mengatakan, BLT tersebut akan dipergunakan untuk menambah modalnya dalam menjual arang dan kopra.

“Alhamdulillah, kami bisa menambah modal dengan batuan ini. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan TNI,” katanya. (liq)

ADVERTISEMENT