Walikota Palopo Ikut Sosialisasi KUR dan Kostratani di Makassar, Mentan Salurkan Puluhan Miliar Bantuan

508
Kabag Humas Pemkot Palopo, Wahyuddin

MAKASSAR–Walikota Palopo, HM Judas Amir, bersama Kadis Pertanian Kota Palopo, Andi Bakhtiar menghadiri sosialisasi pemanfaatan dana KUR dan implementasi Kostratani, Sabtu (25/1/2020), di Centre Point of Indonesia (CPI), Metro Tanjung Bunga, Makassar.

Kabag Humas Pemkot Palopo, Wahyuddin mengatakan, sosialisasi ini diikuti langsung Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhy, termasuk Sekda Pemprov Sulsel, Abdul Hayat Gani.

“Sosialisasi ini bertujuan mewujudkan kedaulatan pangan nasional, sehinggga Kementerian Pertanian menetapkan program utama melalui dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KOSTRATANI) di setiap Kecamatan,” kata Wahyuddin kepada KORAN SERUYA di Makassar.

Dalam sambutannya, kata Wahyuddin, Menteri Pertanian RI, Syhrul Yasin Limpo, menyatakan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) diharapkan akan lebih cepat menggerakkan pembangunan pertanian pedesaan menuju pertanian maju, mandiri dan modern.

“Peran itu nanti digerakkan oleh BPP sebagai pusat pelaksanaan Kostratani dengan mengefektifkan penyuluhan dan meningkatkan keahlian para penyuluh pertanian,” kata Wahyuddin, mengutip pernyataan SYL, begitu Syahrul Yasin Limpo akrab disapa.

Kostratani didesain agar bisa mengidentifikasi potensi komoditas unggulan lokal yang bisa mengungkit pendapatan dan kesejahteraan petani. Harapan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, urai Wahyuddin, bahwa merica yang sering kita temukan di meja makan restoran, dengan intervensi teknologi dan pendampingan penyuluh, ke depan hal seperti ini sudah bisa diproduksi di level Kostratani.

Menurut Wahyuddin, dalam kegiatan tersebut, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan pertanian untuk Propinsi Sulsel dengan total 150 miliar rupiah dalam bentuk 50 unit Traktor Roda 4, 100 unit Traktor Roda 2, 100 unit Pompa Air, 30 unit Combine Harvester, 3,3 ribu ton benih padi, 2,7 ribu ton benih jagung hibrida, 180 ton benih kacang tanah, 338 benih kedelai, 25 ton benih kacang hijau, serta pembagian KUR kepada 5 perwakilan Kelompok Tani. (tari)