Jadi Ketua Golkar Palopo Tak Ada Jaminan Dicalonkan Maju Pilkada 2024, Baharman Supri: Bukan Hanya Modal Senyum Doang

598
DUA KANDIDAT: Hj Nurhaenih dan Baharman Supri
ADVERTISEMENT

PALOPO–Ketua DPD II Partai Golkar Palopo terpilih hasi Musda Golkar Palopo tidak ada jaminan akan diusung maju Pilkada Palopo 2024, baik sebagai calon walikota ataupun wakil walikota lewat Partai Golkar. Malah sebaliknya, partai beringin ini bisa saja mengusung calon non kader (bukan ketua) jika memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi untuk memenangi Pilkada 2024, termasuk isi tas.

Pendapat menarik tersebut disampaikan legislator Partai Golkar Palopo, yang juga salah satu kandidat Ketua DPD II Partai Golkar Palopo, Baharman Supri, saat diwawancarai KORAN SERUYA, kemarin.

ADVERTISEMENT

“Partai Golkar adalah partai rasional. Siapapun yang terpilih jadi Ketua Golkar Palopo nantinya belum tentu otomatis langsung bisa dapat free card dari DPP untuk melenggang maju Pilwalkot. Tidak semudah itu, Ferguzo!,” kata Baharman Supri.

Baharman mengatakan, meskipun terpilih jadi Ketua DPD II Partai Golkar Palopo, namun elektabilita kalah jauh dengan kandidat lainnya, maka peluang diusung Golkar maju sebagai calon kepala daerah sangat tipis.

ADVERTISEMENT

“Sebaliknya, meski bukan Ketua Golkar, tetapi memiliki elektabilitas baik, apalagi memiliki kemampuan finansial, maka berpeluang dicalonkan Golkar. Saya sangat paham, Golkar sangat rasional, tidak mau salah mengusung calon kepala daerah. Tentunya tidak mau kalah,” tegas Baharman.

“Ongkos politik itu bukan money politics. Keliru besar, misalnya soal isu yang sempat beredar kemarin, ada calon yang dibully karena mempersiapkan duit Rp30 juta hanya untuk berburu suara Pincam (Pimpinan Kecamatan). Dalam politik itu, ada yang namanya uang operasional. Jika ada calon yang berbaik hati ingin memberikan uang operasional kepada kadernya sendiri, maka jangan terlalu cepat kita bilang itu money politics. Tidak elegan,” sebut Baharman tanpa mau menyebut siapa pihak yang ia maksudkan.

ADVERTISEMENT

Tokoh koperasi di kota ‘Idaman’ Palopo ini berterus terang, bahwa jika dalam dunia Parpol di Tanah Air, pameo “tak ada makan siang yang gratis” masih tetap berlaku.

“Jangan maju kalau tidak punya peluru. Partai ini tidak bisa digerakkan jika tanpa peluru. Makanya saya istilahkan biaya operasional, bukan money politics. Kalau mau memajukan partai tidak cukup dengan modal senyum-senyum saja kepada para kader, tapi kita harus berpikir, bagaimana keuangan partai harus bisa tetap ada dan tidak boleh kering. Karena banyak kebutuhan terutama agar (partai) kita tetap mendapat simpati di kalangan konstituen. Jadi peluru masih tetap hal yang urgent dan penting. Bohong kalau ada politisi yang tidak setuju dengan statement saya ini,” kata Bram, begitu politisi Golkar ini akrab disapa.

Sebagai salah satu kandidat dari tiga kandidat yang akan maju Musda Golkar Palopo, Baharman mengaku siap memimpin Partai Golkar Palopo. Niatnya cuma satu, yakni membesarkan Partai Golkar. Dalam konteks politik, Baharman siap mengawaki Golkar untuk kembali memenangkan Golkar pada Pemilu 2024. “Ini target saya. Lagi pula saya tidak berambisi maju di Pilwalkot Palopo,” katanya.

Baharman mengaku lebih tertarik membahas Pemilu 2024 mendatang ketimbang Pilkada Palopo 2024. Alasan dia, Golkar sebagai partai pemenang Pemilu di Kota Palopo harus bisa mempertahankan kejayaannya di kota ‘Idaman’ ini.

“Lebih baik kita bahas tantangan Golkar ke depan, karena kalau di Pileg 2024 perolehan kursi kita menurun, maka otomatis ketika orang bicara Pilwalkot Palopo, maka nilai tawar kita akan ikut turun. Nah bagaimana caranya agar jumlah kursi Golkar tetap aman 5 kursi di Pemilu nanti, tentu kita harus banyak menanam investasi sosial ke tengah masyarakat. Partai lain sudah banyak melakukan. Kita tidak boleh terlambat start,” ujar Baharman.

“Maka saya pertegas, jika terpilih jadi ketua (Golkar), tentu saya harus fight mengamankan seluruh Dapil agar kita tidak tenggelam dan hanya dikenang sebagai partai yang pernah berjaya,” lanjutnya.

Diketahui, selain Baharman, dua kader Partai Golkar Palopo lainnya telah mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor DPD II Golkar Palopo, Minggu (23/5/2021) lalu. Mereka, yakni Ketua DPRD Palopo, Hj Nurhaenih dan Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso.

Dari tiga kandidat tersebut, Hj Nurhaenih dan Rahmat Masri Bandaso telah menyatakan kesiapannya maju Pilkada Palopo 2024. Bahkan, Hj Nurhaenih usai mengembalikan formulir pencalonannya telah menyampaikan niatnya akan maju bertarung sebagai bakal calon ’01’ Palopo. Dia berharap, dia terpilih sebagai Ketua Golkar Palopo agar niatnya menapaki suksesi kepemimpinan di Palopo berjalan mulus.

Soal pernyataan Baharman tersebut, Hj Nurhaenih berpendapat senada. Menurut dia, siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua Golkar Palopo, tugas utama adalah membesarkan partai ini. Targetnya memenangkan Golkar pada Pemilu 2024. “Sejak awal saya sudah sampaikan, bahwa jika diberi amanah, saya siap membesarkan Partai Golkar. Targetnya tentu saja memenangkan Golkar Palopo pada Pemilu 2024,” katanya.

Namun, kata dia, jika terpilih sebagai Ketua Golkar Palopo, dirinya juga siap maju Pilkada Palopo 2024. “Konsekuensinya, saya sudah sangat pahami, bahwa untuk maju calon kepala daerah harus sedini mungkin mempersiapkan diri. Mempersiapkan diri, dalam artian bekerja dengan baik melayani mayarakat untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas, termasuk menyiapkan cost politik,” katanya. (iys)

ADVERTISEMENT