Kemarin Nihil, Hari Ini Kasus Kematian Akibat “Virus Mahkota” di Palopo Bertambah Lagi 2, dari Surutanga dan Rampoang

599
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kabar duka kembali datang seputar penyakit yang ditularkan oleh “virus mahkota” alias corona di kota idaman, Palopo, pada hari Minggu ini, 1 Agustus 2021.

Mengawali bulan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, kabar seputar dua kasus kematian (mortality) datang dari Satgas Covid-19 Palopo, melalui juru bicara resminya, dr Ishaq Iskandar.

ADVERTISEMENT

Kepada Koran Seruya, ia mengatakan, dua kasus meninggal dunia (MD) itu, adalah 1 kasus dari Kelurahan Surutanga Wara Timur yakni perempuan (79 tahun) dan satunya lagi di Rampoang, kecamatan Bara berjenis kelamin pria (67 tahun).

Tabel 1: Data Perbandingan selama dua hari terakhir kasus covid-19 di kota Palopo, edisi Ahad 1 Agustus 2021.

Dua kasus terkini itu, menggenapi angka 76 jumlah akumulasi yang meninggal dunia di Palopo selama ini. Sementara kabar baiknya, pada hari ini tak ada kasus positif baru. Kasus sembuh juga bertambah 16 orang, dan kasus aktif berkurang dari angka 214 pada Sabtu kemarin, turun 18 kasus menjadi hanya 196 kasus aktif per hari Ahad ini.

Sementara itu, Wara Timur dan Wara adalah dua kecamatan penebar angka positif Covid-19 terbesar di kota Palopo. Wara memiliki 48 warganya yang aktif atau masih terpapar, dan Wara Timur ada 45 orang yang masuk kategori aktif.

“Rantai penularan virus corona harus kita putuskan, caranya gampang ji, patuhi protokol kesehatan, ikut ki vaksinasi, jaga kondisi imun tubuh, jangan suka pergi kumpul-kumpul dulu, kalaupun harus mengikuti kegiatan ke tempat umum, harus pakai masker dengan benar, cuci tangan pakai hand sanitizer yang bisa dikantongi atau disimpan di tas, dan jaga jarak aman,” pesan dr Ishaq.

(*)

ADVERTISEMENT