KORAN SERUYA Buka Polling Pilkada Lutra 2020, Hari Pertama Indah-Suaib Unggul, Yuk Vote Pilihan Anda

4445
Tiga Pasangan Calon Kepala Daerah Luwu Utara
ADVERTISEMENT

PALOPO–Tak hanya polling Pilkada Luwu Timur (Lutim) yang diadakan KORAN SERUYA. Media bernaung dibawah bendera PT Wisnu Aditya Intermedia Palopo ini juga membuka polling Pilkada Lutra 2020, sejak 13 Agustus 2020.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Di hari pertama polling ini, votes atau pemilih belum mencapai 100 orang. Hasilnya, duet Indah Putri Indriani-Suaib Mansur unggul 74 persen atau dipilih 28 votes.

Posisi kedua ditempati duet Thahar Rum-Rahmat Laguni dengan raihan 16 persen atau dipilih 6 votes, dan urutan ketiga duet Arsyad Kasmar-Andi Sukma dengan raihan 11 persen atau 4 votes.

Penanggungjawab polling ini, Wawan Kurniawan, mengatakan, polling Pilkada Lutra dan Pilkada Lutim akan dibuka hingga tanggal 8 Desember atau satu hari sebelum hari ‘H’ pencoblosan Pilkada serentak 2020.

ADVERTISEMENT

Dikatakan, warganet di Lutra bisa berpartisipasi memilih salah satu pasangan calon yang dinilai layak memimpin Lutra lima tahun ke depan, dengan pemilihan (klik) tidak diperbolehkan lebih dari satu kali klik.

“Silakan memilih salah satu dari tiga pasangan calon ini. Hanya boleh satu kali memilih. Pemeriksaan duplikasi didasarkan pada alamat IP pemilih. Kami tidak mentolerir setiap kecurangan yang dilakukan dan akan menganulir semua suara yang berindikasi dilakukan oleh bot. Dan akan terblok jika sudah memilih satu kali klik, atau tidak bisa memilih lebih dari satu kali,” katanya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Wawan menegaskan, hasil polling ini tidak bisa direkayasa. “Sebab, pemilih hanya bisa memilih 1 kali klik dan tidak bisa mengklik lebih dari satu kali karena setelah memilih/klik alamat IP langsung terblok,” katanya. (tari)

ADVERTISEMENT