Terlibat Jual Beli Jabatan, Bupati Cantik Ini dan Suaminya Terjaring OTT KPK

254
Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait pemberantasan korupsi. Kali ini yang terjaring OTT adalah Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Bupati berparas cantik ini dikabarkan ditangkap KPK bersama suaminya, yang juga Anggota Fraksi Nasdem DPR RI, Hasan Aminuddin.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, membenarkan penangkapan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari bersama suaminya. Hanya saja, karena masih melakukan pendalaman kasus OTT yang menggemparkan Probolinggo ini, KPK belum memberikan penjelasan resmi terkait detail kasus ini.

“KPK telah melakukan giat penangkapan dan masih melakukan pendalaman. Yang di-OTT Bupati upati Probolinggo dan suaminya,” kata Ghufron, Senin (30/8/2021).

ADVERTISEMENT
Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Informasi beredar, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari terjaring OTT KPK diduga terkait kasus jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Jabatan itu diduga berhubungan dengan kepala desa. Dari operasi senyap itu, KPK dikabarkna mengamankan uang yang nilainya Rp 360 juta rupiah.

Sementara pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, menginformasikan, ada beberapa pihak yang ditangkap. Mereka diduga pelaku tindakan pidana korupsi di wilayah Jawa Timur. Namun, dia belum menjelaskan detail perkara tersebut.

“Mengenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan,” kata dia ihwal operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar Bupati Probolinggo.

Sekedar diketahui, Puput Tantriana menjabat sebagai Bupati Probolinggo sejak 2013. Saat ini, dia menjabat di periode kedua yakni 2018-2023. Sedangkan Hasan, suaminya adalah politikus NasDem yang saat ini menempati posisi di DPR RI. Sebelum melangkah ke Senayan, Hasan merupakan Bupati Probolinggo dua periode.

Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Dikutip KORAN SERUYA dari berbagai sumber, Tantriana Sari tercatat sebagai perempuan pertama menjabat Bupati Probolinggo. Saat dilantik pada periode pertama, 20 Februari 2013, usianya masih 29 tahun. Ibu tiga anak ini ternyata tercatat sebagai salah satu kepala daerah perempuan berprestasi.

Pemkab Probolinggo mencatat, Tantriana Sari saat periode pertama menjabat, meraih 39 penghargaan. Tiga penghargaan masing-masing pada 2013 dan 2014, enam penghargaan di 2015, sembilan penghargaan di 2016 dan delapan penghargaan di 2017.

Pada 2018, Tantriana Sari mendapatkan 10 penghargaan sebagai Bupati Probolinggo di banyak bidang dan semua level. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI atas laporan keuangan pemerintah daerah, tak pernah absen diperoleh. (***)

 

ADVERTISEMENT