Setubuhi Anak Kandung Berulangkali, Petani di Luwu Timur Diciduk Polisi Saat Lebaran

12213
Hamka saat diamankan petugas Polsek Towuti
ADVERTISEMENT

MALILI–Ayah kandung yang satu ini tidak cocok jadi panutan bagi anak-anaknya. Bagaimana tidak, warga Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel ini, seharusnya menjaga putrinya malah justru dia yang merusak masa depannya.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Ham, 39 tahun, ditangkap polisi atas aksi pencabulan ke anak kandung berusia 16 tahun. Hamka diciduk polisi pada hari Lebaran di rumahnya, di Kecamatan Towuti, Luwu Timur.

“Iya, pelaku ditangkap di rumahnya, Minggu (24/5) pas hari lebaran,” ujar Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko kepada wartawan, Senin (25/5/2020).

Desakan Lockdown Diaspirasikan Sejumlah Tokoh, Walikota Palopo Setuju, Tapi Ini Usulannya

ADVERTISEMENT

Indratmoko mengatakan, Hamka mulai mencabuli anak kandungnya pada Mei 2018. Namun saat itu korban tidak menceritakan perbuatan ayahnya.

Karena korban tidak berani buka mulut, pelaku kerap mengulangi perbuatannya. Korban yang tak tahan dijadikan budak seks oleh ayahnya sendiri akhirnya menceritakannya kepada seorang teman sekolahnya tentang perbuatan bejat ayahnya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Selanjutnya, kata Indratmoko, rekan sekolah korban menceritakan insiden tersebut ke ibu kandung korban pada Minggu (24/5/2020), pas saat hari lebaran.

BREAKING NEWS! Ibu Rumah Tangga Dibunuh di Lutra, Mayatnya Dikubur Dibelakang Rumah Korban

“Setelah ibu korban melaporkan pelaku, sekitar pukul 15.00 Wita, pelaku kami amankan. Pelaku sudah ditahan dan mengakui perbuatannya,” kata Kapolres.

Kapolres Lutim Indratmoko menambahkan, korban telah melakukan visum ke dokter. Hasilnya, ada bekas kekerasan pada alat vital korban.

ADVERTISEMENT